HUMAN INTEREST
KISAH Agus Turbarianto, Pernah Rasakan Sakitnya Corona, Kini Rela Donorkan Plasma Konvalesen
Agus Turbarianto terbaring di tempat tidur lipat di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Batam dikelilingi sejumlah tenaga medis dan awak media.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Agus Turbarianto terbaring di tempat tidur lipat di Gedung Palang Merah Indonesia (PMI) Batam dikelilingi sejumlah tenaga medis dan awak media, Senin (25/1/2021).
Pria berusia 50 tahun ini menjadi orang pertama di Kota Batam, bahkan di Kepulauan Riau (Kepri) yang mendonorkan plasma konvalesen untuk pasien Covid-19.
Kisahnya cukup panjang sampai ia bisa hadir dalam pencanangan donor plasma konvalesen sebagai pendonor pada siang itu.
Dirinya telah melalui serangkaian perawatan terlebih dahulu sebagai pasien Covid-19.
"Saya adalah penyintas Covid-19. Sejak tanggal 18 November 2020 saya sudah mulai sakit demam tinggi, sesak napas dan hilang kemampuan indera penciuman," ujar Agus memulai ceritanya.
Gejala berat yang identik dengan Covid-19 itu pun kemudian ditelusuri Agus dengan tes Swab.
Pertama kali, Agus menjalani tes Swab di PMI Batam pada tanggal 25 November 2020.
Keesokan harinya hasil PCR test menyatakan dirinya positif Covid-19.
Agus pun sempat dirawat di RSBP Batam selama tiga hari dengan gejala berat yang masih serupa.
Kala itu ia mengalami demam tinggi sampai satu minggu lebih.
Baca juga: BEGINI Proses Rekrutmen dan Seleksi Donor Plasma Bagi Penyintas Covid-19
"Dinyatakan positif Covid-19 awalnya kaget. Tapi saya berusaha menerima aja, bahwa ini sudah menjadi jalan Tuhan Yang Maha Esa. Saya positif thinking aja, supaya pikiran tetap rileks dan tidak terbebani," tutur Agus.
Nyatanya, pria asal Belakangpadang ini tidak dikarantina seorang diri.
Setelah dirinya dinyatakan positif Covid-19, tim Satgas Covid-19 Kota Batam pun menelusuri kontak erat kasus terhadap seluruh keluarganya.
Hasilnya, ternyata istri Agus beserta dua orang anaknya juga terkonfirmasi positif Covid-19. Keempatnya pun bersama-sama dipindahkan ke RSKI Covid-19 Galang untuk karantina.
Agus masih bisa bersyukur, selama menjalani karantina bersama keluarganya, kondisinya perlahan membaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/25012021donor-plasma-di-pmi.jpg)