BATAM TERKINI
KSOP Batam Sebut Dua Kapal Tanker Tangkapan Bakamla RI Berlabuh di Nongsa
KSOP Batam mengaku, dua kapal tanker tangkapan Bakamla RI tak bisa berlabuh di pelabuhan Batam karena kondisinya yang besar.
Penulis: Beres Lumbantobing | Editor: Septyan Mulia Rohman
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Otoritas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Batam dibuat sibuk.
Mereka berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait lokasi lego jangkar dua kapal tanker tangkapan Bakamla RI.
Dua kapal masing-masing MT Horse berbendera Iran dan MT Frea berbendera Panama diketahui tiba di perairan Berakit, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepri, Selasa (26/1) sore.
Aparat gabungan TNI AL bersama Bakamla RI mengawal ketat dua kapal 'raksasa' itu menuju Batam.
Badan Keamanan Laut atau Bakamla RI menangkap dua kapal berjenis MT yang diduga melakukan transfer Bahan Bakar Minyak atau BBM ilegal di perairan Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (24/1/2021) pagi.
"Sore ini surat dari Bakamla sudah turun ke kantor, disposisi pimpinan sudah ada.
Saat ini tim kita lagi koordinasi lokasi lego kapal," ujar humas Kesyahbandaran Dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kota Batam, Anina Solmidas kepad TribunBatam.id melalui sambungan seluler, Selasa (26/1/2021) sore.
Pihaknya sedang menentukan lokasi labuh kapal tersebut lantaran dua unit kapal tanker memiliki ukuran yang sangat besar.
Rencananya, dua kapal super besar itu berlabuh di sekitar perairan Nongsa.
Terkait lego jangkar kapal hasil penindakan Bakamla itu, Anina menyebutkan KSOP akan memfasilitasi pihak terkait guna mendukung proses pemeriksaan.
Diketahui dua unit kapal 'raksasa'itu tak dapat berlabuh di pelabuhan Batam mengingat ukurannya yang sangat besar.
Dari informasi yang dihimpun, Rabu (27/01) esok, perusahaan pemilik kapal akan diperiksa oleh tim gabungan Bakamla Zona Barat dibantu Ditreskrimsus Polda Kepri.
Baca juga: Bakamla Tangkap Dua Kapal Asing, Diduga Transfer BBM Ilegal, Kini Dibawa ke Batam
Baca juga: Hari Pahlawan 2020, Anggota KN Pulau Dana-323 Bakamla RI Kunjungi Nelayan Anambas, Ini Kegiatannya
Kerahkan Helikopter dan Dua KRI
Dua kapal super 'raksasa' berjenis motor tanker (MT) bernama MT Horse berbendera Iran dan MT Frea berbendera Panama dikawal ketat tim gabungan patroli TNI AL dan kapal Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI menuju perairan Batam.
Ada dua kapal KRI, KN. Pulau Marore - 322 dan KN Belut Laut - 406 dan satu Helikopter TNI AL mengawal iringan sedang melalui Perairan Natuna dua kapal 'raksasa' itu menuju Batam guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.