Rabu, 29 April 2026

VIDEO - Pangeran Cendana Murka! Gegara Proyek Tol Gugat Pemerintah Rp 56 Miliar

Pangeran Cendana Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat Pemerintah Indonesia Rp 56 miliar imbas proyek jalan tol yang menggerus asetnya

Tayang: | Diperbarui:
Istimewa
VIDEO - Pangeran Cendana Murka! Gegara Proyek Tol Gugat Pemerintah Rp 56 Miliar 

TRIBUNBATAM.id - VIDEO - Pangeran Cendana Murka! Gegara Proyek Tol Gugat Pemerintah Rp 56 Miliar.

Anggota Keluarga Cendana kembali jadi sorotan karena baru saja menggugat pemerintah.

Keluarga Cendana ikenal sebagai klan atau keluarga Presiden Indonesia kedua, Soeharto.

Tak tanggung-tanggung, anggota Keluarga Cendana yakni Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menggugat Pemerintah Indonesia Rp 56 miliar.

Gugatan itu terkait bidang tanah dan bangunan miliknya terkena proyek Tol Depok-Antasari (Tol Desari).

Baca juga: Pemerintah Indonesia Digugat Pangeran Cendana Rp 56 M, Imbas Asetnya Diratakan untuk Jalan Tol

Baca juga: Jarang Diketahui Inilah 7 Fakta Bisnis Tommy Soeharto, Sang Pangeran Cendana

Properti milik Pangeran Cendana tersebut adalah bangunan kantor seluas 1.034 meter persegi,

pos jaga seluas 15 meter persegi, bangunan garasi seluas 57 meter persegi dan tanah seluas 922 meter persegi.

Seluruh aset milik Tommy Soeharto yang terkena proyek Tol Desari berada di Cilandak, Jakarta Selatan.

Baca juga: Duduk Perkara Tommy Soeharto Gugat Pemerintah Rp 56,6 Miliar, Soal Apa?

Baca juga: Tata Cahyani 14 Tahun Keluar dari Keluarga Cendana, Mantan Istri Tommy Soeharto Ungkap Ketakutannya

Baca juga: Sumber-sumber Kekayaan Tommy Soeharto yang Gugat Menkumham Soal Kepengurusan Partai Berkarya

Gugatan dilayangkan ke PN Jakarta Selatan atas nama Hutomo Mandala Putra dan terdaftar dengan nomor perkara 35/Pdt.G/2021/PN JKT.SEL.

Tommy Soeharto merasa keberatan dengan proyek tersebut karena tanah dan bangunan miliknya ikut tergusur.

Ia menggugat Pemerintah Indonesia sebesar Rp 56,67 miliar.

Hal yang menarik, pemilik konsesi Tol Depok-Antasari dipegang oleh PT Citra Waspputowa.

Perusahaan ini merupakan anak perusahaan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk atau CMNP.

Baca juga: Najwa Shihab Klarifikasi Foto Pertemuannya dengan Tommy Soeharto, Sebut Serangan Personal yang Jahat

Baca juga: Punya 72 Ribu Followers, Tommy Soeharto Hanya Ikuti Satu Wanita Ini di Instagram, Siapa Dia?

Baca juga: PKS dan Partai Berkarya Sepakat Oposisi, Tommy Soeharto Berani Kritik Pemerintah

CMNP adalah perusahaan yang mayoritas sahamnya pernah dimiliki anggota Keluarga Cendana Siti Hardiyanti Rukmana alias Mbak Tutut, yang tak lain kakak dari Tommy Soeharto.

Sebagai informasi, PT Citra Waspphutowa milik CMNP juga menjadi salah satu tergugat dalam gugatan Tommy Soeharto.

Empat tergugat lainnya adalah Kementerian ATR/BPN, Kementerian PUPR, Pemprov DKI Jakarta, dan Stella Elvire Anwar Sani.

Turut tergugat antara lain Kantor Jasa Penilai Publik Toto Suharto dan Rekan, Kementerian Keuangan, dan PT Girder Indonesia sebagai kontraktor pembangunan jalan tol.

Baca juga: Namanya Tersangkut Kasus Makar, Begini Komentar Tommy Soeharto

Baca juga: Masih Ingat Tata, Mantan Istri Tommy Soeharto? Kini Dia Dekat Dengan Pria Ini. Begini Penampakannya!

Baca juga: Wow! Anak Tommy Soeharto Beranjak Dewasa, Ganteng dan Pebalap! Ini Penampakannya!

Mengutip laman resmi CMNP pada Senin (25/1/2021), perusahaan memiliki saham di PT Citra Waspputowa sebesar 62,5 persen.

Saham mayoritas kedua digenggam oleh anak usaha BUMN PT Waskita Karya Tbk (Persero), PT Waskita Toll Road, sebesar 25 persen.

Pemegang saham lainnya di PT Citra Waspputowa adalah PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk atau PT PP, yang juga merupakan BUMN konstruksi.

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ditandatangani pada tanggal 29 Mei 2006 dan diamandemen pada tanggal 7 Juni 2011 dengan masa konsesi 40 tahun sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK).

Kontraktor pengerjaan Tol Depok-Antasari dilakukan oleh PT Girder Indonesia.

Baca juga: Ternyata Aktor Ini Pacar Tata, Mantan Istri Tommy Soeharto. Tidak Kalah Gantengnya

Baca juga: Sempat Dituduh Larikan Rp 100 M dari Tommy Soeharto, Begini Kehidupan Glamor Tata di Luar Negeri

Baca juga: Jokowi Usul Film G30S/PKI Dibuat Baru. Anak AH Nasution Menolak. Tommy Soeharto: Boleh, Asal . . .

Perusahaan ini juga terafiliasi dengan CMNP.

CMNP selama ini dikenal sebagai raja jalan tol swasta di Indonesia.

Proyek pertamanya adalah Jalan Tol Cawang-Tanjung Priok sepanjang 19,03 km yang dibangun di era Orde Baru.

Setelah membangun ruas Tol Cawang-Tanjung Priok, CMNP masih pada era Presiden Soeharto,

kemudian membangun ruas Tol Tanjung Priok-Pluit yang kini dikenal sebagai Tol Wiyoto Wiyono.

Tol ini jadi akses penting ke Bandara Soekarno-Hatta.

Baca juga: Wow! Anak Tommy Soeharto Beranjak Dewasa, Ganteng dan Pebalap! Ini Penampakannya!

Baca juga: Mewah Bak Hotel Bintang 5, Intip Penampakan Rumah Mayangsari Nyonya Keluarga Cendana di Tepi Kolam

Baca juga: Tata Cahyani 14 Tahun Keluar dari Keluarga Cendana, Mantan Istri Tommy Soeharto Ungkap Ketakutannya

Di PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk, Danty Indriastuti Purnamasari juga tercatat pernah menjadi Direktur Utama.

Danty merupakan putri dari Mbak Tutut atau keponakan Tommy Soeharto.

Cucu Presiden Soeharto itu juga pernah menjabat sebagai Komisaris Utama CMNP, sebelum kemudian mundur pada tahun 2016 silam.

Saat ini, posisi Direktur Utama CMNP dijabat oleh Fitria Yusuf.

Masih menurut laman resmi perusahaan, ada dua pemegang saham mayoritas di CMNP, yaitu BP2S Singapore sebesar 45,25 persen dan PT Raja Berkah Tentram sebesar 47,16 persen.

Sisanya adalah saham minoritas milik publik sebesar 7,59 persen.

Dalam sebuah wawancara, Tutut Soeharto menegaskan bahwa proyek-proyek tol yang dikerjakan oleh CMNP tak terkait dengan kekuasaan Orde Baru.

"Saya sama sekali bukan raja tol," kata Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut dikutip dari pemberitaan Harian Kompas, 2 Agustus 1995, dalam rubrik Nama dan Peristiwa.

Baca juga: Jadi Keluarga Cendana, Intip Penampilan Mayangsari dengan Sanggul Jawa saat Pernikahan Cucu Soeharto

Baca juga: Gantikan Lulu Tobing Jadi Mantu Keluarga Cendana, Ini Potret Raiyah Chitra Caesaria Calon Danny Bimo

Baca juga: Tak Diakui Ibu Tien Jadi Menantu Keluarga Cendana, Anak Mayangsari Marah Saat Tahu Ibunya Ditampar

Tutut menegaskan bahwa bisnis miliknya dalam berbagai proyek tol tak diperoleh dari bapaknya, Soeharto, yang memimpin Indonesia selama 32 tahun.

"Saya sudah merintis usaha sejak tahun 1978, dan memang saya sudah bertekad untuk menjadi kontraktor Indonesia," kata Tutut lagi.

Tol Depok-Antasari merupakan salah satu proyek tol penting yang menghubungkan Jakarta bagian selatan dengan Kota Depok di Jawa Barat.

Secara keseluruhan, Tol Desari memiliki panjang 28 km yang terbagi dalam empat tahapan.

Yakni, Seksi 1 Antasari-Brigif, Seksi II Brigif-Sawangan, Seksi III Sawangan-Bojonggede dan Seksi IV Bojonggede-Salabenda.

Ruas tol ini rencananya akan terkoneksi dengan ruas Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta 2 (Cinere-Cimanggis) serta Lingkar Luar Bogor (BORR) dan Jalan Ciawi-Sukabumi.

Baca juga: Prabowo Seorang Diri Datang Bersilaturahmi ke Rumah Mantan Istrinya, Keluarga Cendana

Baca juga: Mudik dengan Kereta Api, Menantu Keluarga Cendana, Mayangsari Pakai Sandal Mewah Jutaan Rupiah

Baca juga: Soal Kerusuhan 21-22 Mei, IPW Minta Polisi Periksa Keluarga Cendana: Titiek Soeharto, Setelah Itu?

Terbaru untuk ruas Seksi II sudah pernah diresmikan operasionalnya oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 27 September 2018 silam.

Sementara seksi lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Lambatnya pembangunan terutama terkait dengan masalah pembebasan lahan.

Total ada 12 pintu tol yang akan dibangun di Tol Depok-Antasari antara lain Cilandak, Cilandak Utama, Andara, Brigif, Rajawali, Krukut Interchange, Sawangan dan berakhir di Bojonggede.

Di Bojonggede, Tol Desari tersambung dengan Tol BORR yang berada di Salabenda, Kabupaten Bogor.

Sementara di sisi lain, tol ini berakhir di jalan nasional, Jalan Raya Sawangan.

Tol Depok-Antasari diharapkan mampu mengurangi arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi).

Terutama arus kendaraan yang melintasi Kebayoran dan Pasar Minggu yang mengarah ke Bogor.

Dengan beroperasinya ruas yang menjadi penghubung Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) dengan JORR II ini dapat memecahkan masalah kemacetan lalu lintas yang mengoneksi Kota Jakarta dengan kota-kota sekitarnya, seperti Depok dan Bogor.

Pembangunan Tol Desari dilaksanakan oleh PT Citra Waspphutowa.

Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) ditandatangani pada tanggal 29 Mei 2006 dan diamandemen pada tanggal 7 Juni 2011 dengan masa konsesi 40 tahun sejak penerbitan Surat Perintah Mulai Konstruksi (SPMK).

Baca juga: Sosok Sebenarnya Jenderal Penangkap Tommy Soeharto, Kini Jadi Kaki Tangan Erick Thohir

Baca juga: Bisa Rebut Rp 1,2 Triliun dari Tommy Soeharto, Menteri Kepercayaan Jokowi Ini Justru Tak Punya Mobil

Baca juga: Profil Carlo Brix Tewu, Jenderal Polisi yang jadi Bos BUMN, Pernah Tangkap Tommy Soeharto

.

.

.

Baca berita menarik TRIBUNBATAM.id lainnya di Google

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Proyek Tol yang Digugat Tommy Soeharto Milik CMNP

(*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved