Bukti Joe Biden Sama Garangnya dengan Trump Soal CHINA, Pejabat AS Singgung Kebangkitan Xi Jinping
Mulai dari adu kekuatan militer di Laut China Selatan, teknologi hingga ekonomi, Amerika Serikat dan China bersaing jadi negara paling kuat di dunia
TRIBUNBATAM.id - Bukti Joe Biden Sama Garangnya dengan Trump Soal CHINA, Pejabat AS Singgung Kebangkitan Xi Jinping.
Ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China memuncak di masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping.
Isu soal virus corona hingga puncaknya saling adu kuat dan provokasi militer di Laut China Selatan.
Tak sampai di situ perang dagang antara dua negara kuat terjadi dan tak terelakkan yang dampaknya global.
Selama empat tahun pemerintahan Donald Trump, hubungan Negeri Paman Sam dengan Negeri Panda terus memburuk.
Baca juga: Pintu Masuk WNA Masih Ditutup, Namun 153 WNA China Lolos Ke Indonesia, Ada Apa?
Baca juga: China Tes Pemerintah Biden, Jet Tempur Amerika dan China Terbang Berdekatan di Provinsi Guangdong
Baca juga: Corona di Bintan Tambah Lima Kasus, Seorang di Antaranya WN China, Pekerja PT BAI
Saat Joe Biden dilantik menjadi Presiden AS menggantikan Trump, banyak pihak menginginkan kedamaian.

AS dan China diharapkan membaik, termasuk keinginan itu datang dari Duta Besar China untuk AS, Cui Tiankai.
Melalui akun Twitter-nya, Cui Tiankai mengatakan China berharap bekerja dengan pemerintahan baru untuk mempromosikan perkembangan yang sehat dan stabil dari hubungan China-AS,
dan secara bersama-sama berbicara tantangan global dalam kesehatan masyarakat, perubahan iklim serta pertumbuhan.
Baca juga: VIRAL 153 TKA China Masuk dari Soetta, Padahal RI Perpanjang Larangan Masuk WNA, Ini Penjelasannya
Baca juga: China Kembali Usil, 15 Jet Tempur Masuk Wilayah Udara Taiwan, Sistem Rudal Taiwan Langsung Siaga
Dalam peringatan halus kepada pemerintah Amerika yang baru, China juga mengumumkan sanksi terhadap sejumlah pejabat tinggi dari pemerintahan Trump, yang melakukan tindakan yang memperburuk hubungan China-AS.

Namun, dengan semua indikasi yang ada, Biden tampaknya sudah menyiapkan calon empat besar yang diharapkan melanjutkan strategi keras Trump melawan China,
dari persaingan teknologi tinggi hingga sengketa maritim di Asia, tetapi dengan perubahan taktis utama yaitu ketergantungan yang lebih besar pada sekutu global, hukum internasional dan diplomasi multilateral.
Melansir Asia Times (22/1/2021), selama sidang konfirmasi pekan ini, calon Menteri Luar Negeri dan penasihat lama Biden, Antony Blinken, menyoroti konsensus bipartisan tentang China.
Baca juga: Ramai Kapal China Menyusup ke Selat Sunda, Said Didu: Pertahanan Kita Sudah Jebol
Hal itu menandakan kontinuitas kebijakan serta meningkatkan peluang konfirmasi cepat oleh anggota parlemen dari kedua belah pihak.
"Saya pikir apa yang telah kita lihat dalam beberapa tahun terakhir,