Pascamundurnya Zulhadi, Kadinkes Karimun Jadi Plt Direktur RSUD Muhammad Sani, DPRD Cek RS
Kadinkes Karimun, Rachmad ditunjuk jadi Plt Direktur RSUD Muhammad Sani setelah pimpinan lama, Zulhadi mengundurkan diri
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
Nyimas mengaku, mundurnya pimpinan RSUD Muhammad Sani sempat berpengaruh terhadap kebijakan di rumah sakit.
Dikabarkan Mengundurkan Diri
Sebelumnya diberitakan, kabar mengejutkan datang dari urusan kesehatan di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepri.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Muhammad Sani Karimun dr Zulhadi dikabarkan mengundurkan diri dari jabatannya.
Mundurnya orang nomor satu di rumah sakit pelat merah itu dibenarkan Sekda Karimun Muhammad Firmansyah.
Ia mengungkapkan, surat pengunduran diri dr Zulhadi sudah disampaikan kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq sekitar satu pekan yang lalu.
Hanya saja apakah disetujui atau tidak oleh bupati, Firmansyah mengaku belum tahu.
"Iya (Diretur RSUD mengundurkan diri, red)," ucap Firman ditemui TribunBatam.id.
Terkait mundurnya dr Zulhadi masih belum diketahui alasannya. Firman saat ditanyai mengenai perihal tersebut meminta untuk langsung mengkonfirmasi ke yang bersangkutan.
Hanya saja, ia membantah pengunduran diri dr Zulhadi sebagai Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun ada kaitannya dengan urusan politik, apalagi dana Penanganan Covid.
"Bukan karena itu. Untuk lebih pastinya, silakan tanya langsung ke orangnya," kata Firman.
dr Zulhadi sudah menjabat sebagai Direktur RSUD Muhammad Sani Karimun selama kurang lebih 3 tahun lebih.
Ia dilantik Bupati Karimun Aunur Rafiq pada 7 Oktober 2016 atau pasca Rafiq terpilih sebagai Bupati Karimun periode 2016-2021.
Pelantikan dr Zulhadi sebagai Dirut RSUD Karimun itu berlangsung cukup unik yakni digelar di lobi rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Karimun.
Sebelumnya dr Zulhadi menjabat Kepala Puskesmas Meral.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-karimun-rachmadi-pantau-20-orang-terkait-covid-19.jpg)