Pascamundurnya Zulhadi, Kadinkes Karimun Jadi Plt Direktur RSUD Muhammad Sani, DPRD Cek RS
Kadinkes Karimun, Rachmad ditunjuk jadi Plt Direktur RSUD Muhammad Sani setelah pimpinan lama, Zulhadi mengundurkan diri
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Dewi Haryati
KARIMUN, TRIBUNBATAM.id - Pascamundurnya Zulhadi, kini posisi Direktur RSUD Muhammad Sani diambilalih Kepala Dinas Kesehatan Karimun Rachmadi.
Rachmadi ditunjuk menjadi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Muhammad Sani.
Sementara Zulhadi, diketahui sedang cuti panjang setelah tak lagi menjabat pimpinan di rumah sakit pelat merah itu.
Rachmadi bilang, hal ini diperbolehkan mengingat sewaktu masih menjabat, Zulhadi tidak pernah mengambil cuti.
Sementara itu diketahui, pengunduran diri Zulhadi sebagai Direktur RSUD Muhammad Sani juga diikuti oleh dua orang manajemen RSUD Muhammad Sani.
Alhasil untuk mengisi posisi yang kosong, Rachmadi mengajukan permohonan kepada Bupati Karimun Aunur Rafiq untuk menunjuk dua penjabat.
Dua pejabat itu merupakan Kabid Keuangan dan Kabid Penunjang. Tak lama, Bupati Karimun telah memilih dan mempercayakan jabatan tersebut diisi oleh Kasi Keuangan RSUD Junaidi, dan Lisa dari Manajemen RSUD Muhammad Sani. Keduanya masih orang internal di RSUD.
"Sebetulnya untuk memilih manajemen di bawah, direktur bisa saja menetapkan, tapi jabatan saya sebagai Plt, sehingga Bupati Karimun Aunur Rafiq yang memilih langsung," ucapnya, Kamis (28/1/2021).
Ia mengatakan, penjabat yang ditunjuk Bupati itu keduanya berasal dari internal rumah sakit.
"Sehingga tidak sulit bagi kami untuk melakukan penyesuaian dan perbaikan. Memang saat memilih dua penjabat baru kemarin sempat terjadi penolakan oleh yang bersangkutan, tapi kita yakin mereka insyaallah mampu," ujarnya.
Sementara itu, Komisi II DPRD Karimun mengecek kondisi pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Muhammad Sani, pada Kamis (28/1/2021).
Itu pascamundurnya Zulhadi, dari jabatannya sebagai Direktur RSUD Muhammad Sani, beberapa waktu lalu.
Kunjungan dihadiri dari jajaran Komisi II DPRD Karimun antara lain Samsul dari Fraksi Golkar, Tahir dari Fraksi Demokrat, serta Aloysius dari Fraksi PDI-P.
Saat itu, Ketua Komisi II DPRD Karimun Nyimas Novi Ujiani mengecek semua pelayanan di rumah sakit. Mulai dari pendaftaran, dokter spesialis, ruang cuci darah, hingga Unit Gawat Darurat (UGD).
"Pascamundurnya pimpinan RSUD, kami minta agar secepatnya pelayanan rumah sakit dipulihkan secara tepat waktu, cepat, dan ramah," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/kadinkes-karimun-rachmadi-pantau-20-orang-terkait-covid-19.jpg)