Jumat, 8 Mei 2026

BATAM TERKINI

Masyarakat Pulau Labu Batam Resah, Limbah Minyak Hitam Ganggu Aktivitas Warga

Masyarakat Pulau Labu Batam dibuat resah adanya tumpahan minyak hitam yang diduga berasal dari kapal tanker tak jauh dari perusahaan.

Tayang:
TribunBatam.id/Ian Sitanggang
Masyarakat Pulau Labu Resah, Tumpahan Minyak Hitam Ganggu Aktivitas Warga. Foto minyak hitam yang mencemari permukima warga. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Masyarakat Pulau Labu, Kelurahan Batu Legong, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Provinsi Kepri mengeluhkan tumpahan minyak di lingkungan mereka.

Tumpahan minyak yang diduga berasal dari kapal tanker itu, diketahui labuh jangkar tidak jauh dari perusahaan PT Marcopolo.

Dugaan pencemaran lingkungan tersebut diketahui oleh warga pada Senin (25/01/2021) sekira pukul 22.00 WIB.

Ketika itu, limbah berupa minyak hitam pekat berada di bawah rumah warga.

Ketua RT Pulau Labu, Rudi mengatakan tumpahan limbah tersebut sangat banyak pada siang hari.

Bau menyengat limbah oli tersebut jelas membuat resah masyarakat.

Area depan PT Marcopolo, Batam, Jumat (29/1/2021).
Area depan PT Marcopolo, Batam, Jumat (29/1/2021). (TribunBatam.id/Ian Sitanggang)

Rudi mengaku sudah mempertanyakan hal tersebut kepada pihak perusahaan galangan kapal itu.

Sayangnya menurut Rudi, mereka tak mendapat jawaban yang memuaskan.

Manajemen perusahaan menurutnya malah meminta warga untuk menanyakan hal itu bukan kepada perwakilan perusahaan.

"Mereka mengatakan kami bisa langsung menanyakan itu kepada agennya," kata Rudi.

Apa yang dialami warga ini, menurutnya sudah ia laporkan ke Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Batam.

"Kami berharap pihak pemilik kapal tanker bertanggung jawab atas limbah yang tercecer di laut dekat permukiman kami," tegasnya.

Sementara pihak pengamanan perusahaan tidak memberikan izin saat TribunBatam.id, mendatangi PT Marcopolo untuk mengonfirmasi apa yang dikeluhkan warga hinterland tersebut.

Baca juga: Wakil Walikota Batam Amsakar Bersihkan Limbah Minyak di Pantai dan Goro Tanah Longsor

Baca juga: DLH Batam Kumpulkan 7 Ton Limbah Minyak di Pantai Nongsa dan Nuvasa Bay

Bibir pantai kawasan Wisata Nongsa Batam dipenuhi limbah minyak berwarna hitam sejak Kamis (31/12/2020).
Bibir pantai kawasan Wisata Nongsa Batam dipenuhi limbah minyak berwarna hitam sejak Kamis (31/12/2020). (TRIBUNBATAM.id/ALAMUDIN HAMAPU)

Komandan regu sekuriti perusahaan, Dwi Lasmiko mengatakan, jika hendak bertemu manajemen perusahaan harus terlebih dahulu membuat janji.

"Sudah ada janji belum, kalau belum ada janji kami tidak bisa memberikan izin.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved