Breaking News:

PILKADA KEPRI

Sidang Perdana Sengketa Pilkada Kepri di MK, Kuasa Hukum INSANI Ungkap Pertanyaan Hakim

Kuasa hukum INSANI, Ahmad Farih Rambe bilang, dalam persidangan sengketa Pilkada Kepri, Ketua Majelis Hakim menanyakan keterlibatan oknum ASN

tribunbatam.id/Endra Kaputra
Sidang Perdana Sengketa Pilkada Kepri di MK, Kuasa Hukum INSANI Ungkap Pertanyaan Hakim. Foto kuasa Hukum Isdianto-Suryani (INSANI), Ahmad Farih Rambe 

TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Sidang perdana sengketa Pilkada Kepri di Mahkamah Konstitusi (MK) RI digelar Kamis (28/1/2021) lalu.

Di sidang perdana ini, pihak pemohon dari tim Isdianto-Suryani (INSANI) diberi kesempatan menyampaikan poin-poin yang menjadi dasar gugatan.

Kuasa hukum INSANI, Ahmad Farih Rambe menjelaskan, dalam persidangan, Ketua Majelis Hakim menanyakan keterlibatan oknum Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Di narasi permohonan kita sudah ada. ASN tersebut berpihak ke paslon nomor 3, dimana calon wakil gubernur kan suaminya pejabat di Batam," ucapnya, Jumat (29/1/2021).

Menurutnya, tim telah menemukan fakta-fakta secara faktual ketidaknetralan seorang ASN tersebut.

"Jadi tidak mengada-ngada kita. Semua materi ada dalam permohanan gugatan tersebut," ujarnya kembali.

Ia menyebutkan, sidang selanjutnya akan digelar pada 4 Febuari mendatang, dengan agenda mendengarkan jawaban pihak termohon dan pihak terkait.

"Jadwal sidang selanjutnya, mendengar jawaban pihak termohon pihak terkait, dan akan kita jawab pada sidang berikutnya. Kita sangat siap," tegasnya.

Ditanyakan apakah ada bukti baru?

"Sampai dengan persidangan kemarin, ada sebanyak 35 bukti kita, bukan 8 lagi. Memang awal pengajuan kita melampirkan 8 bukti," jawabnya.

Halaman
1234
Penulis: Endra Kaputra
Editor: Dewi Haryati
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved