Senin, 20 April 2026

BATAM TERKINI

Separuh Tenaga Kesehatan di Batam Sudah Divaksinasi Covid-19

Untuk vaksinasi dosis pertama tenaga kesehatan telah mencapai 51 persen dari target yang akan divaksinasi sebanyak 6687 tenaga kesehatan.

TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING
Kepala Dinas Kesehatan Batam, dr Didi Kusmarjadi mengatakan, untuk vaksinasi dosis pertama tenaga kesehatan telah mencapai 51 persen dari target yang akan divaksinasi sebanyak 6687 tenaga kesehatan. 

"15 menit langsung selesai," katanya.

Jarum suntik memang kerap membuat sejumlah orang takut divaksin, namun bagi seorang tentara Khairul Iksan mengingatkan manfaat dari vaksinasi bagi masyarakat penting untuk menjaga kesehatan di masa pandemi covid-19.

Kepala RSKI Khairul Iksan mengatakan tahap pertama vaksinasi Nakes ada sebanyak 77 orang yang akan divaksin.

Ada sebanyak 117 orang petugas Nakes RSKI yang akan disuntik vaksin, Nakes itu meliputi, dokter spesialis, umum, perawat, bidan dan tenaga medis pendukung. 

310 Nakes Batam tak Bisa Divaksin

Hingga kini, jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah terdata ada sebanyak 6.687 orang.

Proses pelaksanaan vaksinasi terhadap nakes pun telah dimulai sejak Sabtu (16/1/2021) lalu.

Hampir dua minggu berselang, total nakes yang telah divaksin saat ini berjumlah 2.598 nakes.

Jumlah ini terhitung sebesar 40 persen dari total nakes di Kota Batam.

"Hampir 40 persen nakes kita sudah divaksin, sekitar 39 persen lah," ujar Didi.

Kendala keterlambatan vaksinasi kepada para nakes ini disebabkan karena sistem yang penuh di sejumlah rumah sakit di Batam.

Oleh karena itu, pelaksanaan vaksinasi di masing-masing rumah sakit dan puskesmas pun berjalan cukup lambat.

Didi juga menambahkan, dari jumlah nakes yang terdata itu, sebanyak 310 orang dinyatakan tidak dapat diberikan vaksin.

Alasannya, sebagian besar jumlah nakes yang tidak dapat menerima vaksin adalah penyintas Covid-19, atau yang memiliki penyakit menetap seperti autoimun.

"Selain itu ada juga 235 nakes yang masih ditunda pemberian vaksinnya, karena pada saat pemeriksaan mungkin ada gejala batuk, demam, dan lain-lain. Ini tetap akan kami berikan vaksin tapi masih ditunda," jelas Didi.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved