Breaking News:

WISATA BATAM

Ini Alasan Pemko Batam Datangkan Cogan Asli dari Kerajaan Riau-Lingga Johor ke Museum Raja Ali Haji

Disbudpar Kota Batam berencana akan mendatangkan cogan asli ke Museum Raja Ali Haji Batam. Cogan merupakan regalia atau simbol kebesaran....

TRIBUNBATAM.ID/ARDANA NASUTION
Cogan, simbol kerajaan Melayu yang menghiasi halaman luar Museum Raja Ali Haji di Alun-alun Engku Putri Batam terlihat keropos, Selasa (18/2/2020). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Disbudpar Kota Batam berencana akan mendatangkan cogan asli ke Museum Raja Ali Haji Batam. Cogan merupakan regalia atau simbol kebesaran dari Kerajaan Riau-Lingga, Johor, Pahang yang tersimpan di Museum Nasional.

Alasannya, karena museum Raja Ali Haji Batam diketahui akan segera dibuka secara umum. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengaku, cogan tersebut hanya satu-satunya yang ada.

Sejarah dan Makna Cogan Sebagai Alat Kebesaran Kerajaan Johor Riau

"Dulunya cogan tersebut hanya dikeluarkan saat penabalan para raja. Kita ingin, saat museum Raja Ali Haji diresmikan, cogan tersebut bisa dibawa ke Batam," ujar Ardiwinata belum lama ini.

Selain saat peresmian, barang yang sangat bersejarah tersebut akan dipamerkan di museum Raja Ali Haji dalam beberapa waktu sebelum dikembalikan lagi ke Museum Nasional.

Bentuk replika Cogan di Khazanah Riau Lingga, Museum Batam Raja Ali Haji, Dataran Engku Putri, Batam Center, Kepulauan Riau, Minggu (31/1/2021)
Bentuk replika Cogan di Khazanah Riau Lingga, Museum Batam Raja Ali Haji, Dataran Engku Putri, Batam Center, Kepulauan Riau, Minggu (31/1/2021) (TRIBUN BATAM / MUHAMMAD ILHAM)

"Sekarang kita hanya punya replikanya yang sudah terpasang di depan Museum Raja Ali Haji," kata Ardi. Ia berharap, keberadaan museum ini nantinya dapat menjadi media pembelajaran khususnya bidang sejarah di Batam.

Replika Cogan Melayu di Alun-alun Engku Putri Batam Keropos, Ini Kata Kadisbudpar

Selain itu, menjadi daya tarik wisatawan untuk mengunjungi kota yang bertetangga dengan Singapura dan Malaysia ini. "Beberapa sejarah ada kaitannya dengan negara tetangga.

Bahkan akan ada tokoh-tokoh bersejarah wilayah serumpun Melayu ini," ujarnya. (Tribunbatam.id/Roma Uly Sianturi)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS, klik di sini

Editor: Filemon Halawa
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved