Senin, 11 Mei 2026

Lagu Terpesona Ternyata Sudah Berusia 25 Tahun, Inilah Sosok Penciptanya

Lagu Terpesona Ternyata Sudah Berusia 25 Tahun, Inilah Sosok Penciptanya. Lagu Terpesona memang tengah viral di berbagai platform media sosial.

Tayang:
Kompas.com
TERPESONA - Lagu Terpesona Ternyata Sudah Berusia 25 Tahun, Inilah Sosok Penciptanya. FOTO: SEMUEL TAKATELIDE 

"Itu sudah dengan grup New Nazareth yang bertajuk Poco-poco Masamper," jelasnya.

Semuel mengaku sempat kaget lagunya bisa viral seperti ini bahkan sampai ke mancanegara.

"Dorang bilang so viral ngana pe lagu ini (banyak orang mengatakan lagu saya sudah viral). Saya juga kaget tapi puji syukur," tuturnya.

Sejarah dan Keunikan Tari Sekapur Sirih Khas Melayu Kepri, Ini Makna di Balik Gerakannya

Pertama Kali Dipentaskan pada Abad ke-12, Inilah Sejarah dan Keunikan Tari Melemang Khas Kepri

Jadi yel-yel TNI

Semuel menceritakan kenapa lagunya bisa menjadi yel-yel TNI dan Polri.

Saat tahun 2007, ia pernah melatih Masamper personel Korem untuk acara peresmian Rumah Sakit RW Monginsidi Teling Manado.

"Kebetulan saat itu Panglima TNI akan datang. Mereka panggil saya untuk latih Masamper. Saya latih itu semua angkatan baik TNI AD, AU, dan AL. Masing-masing angkatan ada sekitar 15 sampai 20 orang," paparnya.

Dari situ sehingga muncul gerakan Masampper untuk TNI dan Polri.

"Para anggota TNI saat saya latih Masamper, semangat mereka berapi-api. Sampai mereka memukul-mukul data hingga terdengar kencang," ujarnya.

Sejarah Masamper

Masamper merupakan ciri khas daerah Nusa Utara (Sangihe, Talaud, dan Sitaro).

Satu grup Masamper bisanya terdiri daru 21 orang.

Saat ini sudah ada 25 orang dalam satu grup.

Masamper kini sudah merambah ke daerah-daerah lain di Sulawesi Utara.

Di antaranya, Manado, Bitung, Minahasa, dan Bolaang Mongondow.

Masamper juga sudah banyak mengisi festival dan acara-acara besar pemerintahan, seperti hari ulang tahun provinsi, kabupaten dan kota.

"Meski Masamper dari Nusa Utara, tapi orang Manado lebih banyak menggunakan Masamper saat mengisi acara. Padahal asal mula adat itu dari sana (Nusa Utara)," ungkap Semuel.

Sumber: Kompas.com
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved