2 Ekor Harimau Lepas dari Kebun Binatang Singkawang Kalbar Berhasil Ditangkap, Pawang Tewas Diterkam
Harimau bernama Eka terpaksa ditembak dengan peluru tajam, karena penembakan dengan pembiusan tidak mempan dan membahayakan petugas
Peristiwa itu terjadi Jumat siang, setelah dua harimau lepas dari kandangnya.
Lepasnya harimau milik Sinka Zoo terebut dibenarkan Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Suparto.
Dia mengatakan, dirinya sudah dihubungi pihak Zinka Zoo terkait lepasnya dua ekor harimau tersebut.
"Dari pihak Sinka Zoo tadi sore sudah menghubungi kami sekitar pukul 04.30 WIB," kata Suparto.
Mendapati hal tersebut, pihaknya kemudian langsung menghubungi BKSDA Pontianak untuk berkoordinasi terkait kejadian ini.
Sedangkan kronologis kejadian lepasnya dua ekor harimau tersebut, masih belum pihaknya ketahui.
Namun dirinya sudah memerintahkan jajarannya untuk memberikan imabauan kepada masyarakat sekitar untuk waspada dan berhati-hati, namun tetap tenang dan tidak panik.
"Kami sudah meminta pihak Sinka Zoo sementara waktu tutup," katanya.
Upaya pencarian, sempat mengalami kendala.
Pasalnya di malam hari petugas pencari akan mengalami kesulitan untuk mencari harimau tersebut.
Sedangkan harimau akan lebih aktif dan gesit di malam hari.
Sehingga pihaknya berpesan kepada para petugas pencarian untuk menghentikan pencarian di malam hari.
"Kami berpesan untuk memantau pergerakannya saja, karena sangat berbahaya bagi petugas yang melakukan pencarian," katanya.
Dalam proses pencarian, pihaknya berkoordinasi dengan TNI dan Polri.
Serang Pawang
Pengurus Sinka Zoo, Elka memberikan keterangan terkait lepasnya dua harimau di kebun binatang Sinka Zoo.
Menurut dia, kejadian tersebut karena faktor alam, dimana hujan deras mengguyur selama beberapa hari mengakibatkan longsor di kawasan Sinka Zoo.
"Hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di dekat kandang harimau."
"Longsor itu menyebabkan lobang yang cukup besar di kandang harimau, yang membuat dua harimau itu bisa kabur," terang Elka saat dikonfirmasi, Jumat (5/2/2021).
Elka mengatakan, berusaha mencegah kedua harimau tersebut kabur, pawang harimau pun turun tangan.
Namun pawang tersebut ikut diserang oleh harimau hingga meninggal dunia. "
Saat ini kami sudah dibantu pihak polisi dan TNI di lapangan.
Semoga saja dua harimau tersebut dapat ditangkap," terangnya.
Dandim 1202/Skw Letkol Inf Condro Edi Wibowo langsung menghubungi pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kota Singkawang untuk mendapatkan informasi lebih dalam terkait lepasnya dua ekor harimau tersebut.
"Saya sudah koordinasi, informasi yang saya terima, BKSDA Provinsi juga turun," kata Dandim.
Kapolres Singkawang AKPB Prasetiyo Adhi Wibowo prihatin atas meninggalnya seorang pawang di Singka Zoo.
Dia mengucapkan turut berduka cita kepada almarhum yang telah menjadi korban lepasnya dua harimau di Sinka Zoo Singkawang.
"Semoga almarhum diterima dan diberikan tempat yang layak disisi-Nya," ungkap Kapolres. (*)
.
.
.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/satu-di-antara-sejumlah-harimau-di-sinka-zoo-kebun-binatang.jpg)