Jumat, 1 Mei 2026

KISAH PERANTAU BATAM

KISAH Sukses Perantau di Batam, Modal Rp 1 Juta, Kerupuk Wiyono Tenar Hingga Luar Negeri

Berikut Kisah Sukses Perantau di Batam. Kali ini datang dari perantau asal Boyolali dengan usaha Kerupuk Wiyono. Berikut ini kisahnya.

Tayang:
TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng
KISAH Sukses Perantau di Batam, Modal Rp 1 Juta, Kerupuk Wiyono Tenar Hingga Luar Negeri. Foto pengusaha kerupuk asal Batam, Wiyono, Minggu (7/2/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Usaha memang tak pernah mengkhianati hasil.

Hal ini yang dirasakan Wiyono. Pria 45 tahun asal Boyolali, 21 Juli 1975 ini menjadi satu di antara Perantau di Batam yang sukses.

Lewat usaha kerupuk yang ia tekuni sejak 2002, produksi kerupuknya kini menembus pasar luar negeri.

Jangan ditanya berapa banyak kerupuk hasil produksinya yang beredar di Kota Batam, Provinsi Kepri.

Puluhan reseller dan agen di Kota Batam telah bergabung bersamanya.

Tak kurang dari dua ribu-an bungkus kerupuk diproduksi dan dijual setiap hari.

Apa yang kini dirasakan Wiyono tak semudah membalikkan telapak tangan.

Wiyono penjual kerupuk yang kini sudah berkembang di Batam.
Wiyono penjual kerupuk yang kini sudah berkembang di Batam. (TRIBUNBATAM.id/Ronnye Lodo Laleng)

Usaha Kerupuk Wiyono yang berlokasi di kawasan Pelita Batam ini, awalnya bermodal Rp 1 juta.

Sebelum memulai usahanya, Wiyono yang merantau ke Batam sejak 1995 ini, sempat menjadi tukang ojek selama tujuh tahun.

Alasan ekonomi yang mendorongnya nekat membuka usaha meski tidak mudah dalam perjalanannya.

"Modal usaha kerupuk ini saya dapat dari hasil ojek," ucapnya, Minggu (7/2/2021) siang.

Wiyono menceritakan, awalnya ia mencoba menjual kerupuk di sekitar lingkungan rumah saja.

Sebelumnya ia terlebih dahulu melakukan survei dengan berkeliling Kota Batam.

Setelah dipelajari kurang lebih satu tahun, ia baru menemukan jika jualan kerupuk termasuk langka di Kota Batam.

Hal ini yang mendorong Wiyono mencoba usaha tersebut.

Kisah Sukses Perantau di Batam Aismansyah, Kuliahkan Dua Anak dari Usaha Warung Makan

CERITA Agung Perantau di Batam, Tak Malu Jadi Juru Parkir Demi Cita-Cita Kuliah

Batam Magnet Bagi Perantau, Naik KM Umsini, Modal Nekat Pergi saat Cuaca Ekstrem. Foto penumpang KM Umsini Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kamis, (14/1/2021) sore.
Batam Magnet Bagi Perantau, Naik KM Umsini, Modal Nekat Pergi saat Cuaca Ekstrem. Foto penumpang KM Umsini Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kamis, (14/1/2021) sore. (TribunBatam.id/Ronnye Lodo Laleng)
Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved