Sabtu, 9 Mei 2026

BATAM TERKINI

Disdik Batam Verifikasi Kesiapan SMP Belajar Tatap Muka

Disdik Batam mulai melakukan verifikasi sekolah tingkat SMP setelah diberi lampu hijau belajar tatap muka oleh Wali Kota Batam.

Tayang:
tribunbatam.id/roma uly sianturi
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan mengatakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam mulai melakukan verifikasi sekolah setelah diberi lampu hijau belajar tatap muka oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi. 

Rudi menegaskan seluruh sekolah harus menerapkan protokol kesehatan (protkes). Lantas kenapa harus tingkat SMP saja?

Menurut Rudi, siswa SMP sudah berusia 12 tahun ke atas. Sehingga bisa diarahkan untuk mematuhi protkes.

Sesuai aturan Menteri Pendidikan, satu lokal hanya diperbolehkan 20 siswa.

Dan dalam satu hari hanya diperbolehkan belajar selama 3 jam tanpa ada jam istirahat.

"Tak boleh ada keluar main-main. Setiap sekolah tak diperbolehkan ada kantin. Kita akan ikuti semua," ujar Rudi.

Ia memberikan kebebasan kepada sekolah dalam mengatur protkes ini.

Misalnya, apabila ada sekolah yang siswanya sampai 40, berarti akan ada sistem shift.

"Tergantung sekolahnya masing-masing. Terpenting harus ada protkes. Mau 2 shift, 3 shift. Terserah saja," ujar Rudi.

TIAP Kecamatan Bakal Miliki Pemakaman, Pemko Batam Minta Areal Hutan Lindung ke Pemprov

Sebelumnya diberitakan, instruksi Menteri Dalam Negeri terkait pembatasan kegiatan, dalam rangka pengendalian Covid-19 berakhir 25 Januari 2021 lalu.

Namun sejauh ini Dinas Pendidikan (Disdik) Batam belum menentukan jadwal pembukaan belajar tatap muka di mainland.

Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengakui sejak berakhirnya instruksi Menteri Dalam Negeri, pihaknya belum ada membahas kembali soal pembukaan sekolah ini.

Informasi terakhir jumlah pengajuan pembukaan sekolah sudah mencapai 100 lebih sekolah, mulai dari tingkat TK hingga SMP.

"Nanti saya coba rapatkan kembali. Karena kondisi saat ini dinilai sudah cukup membaik. Jumlah kasus Covid-19 juga terus mengalami penurunan. Semoga saja hal ini bisa menjadi alasan sekolah tatap muka bisa segera di mulai di mainland," ujar Hendri, Senin (1/2/2021) lalu.

Diakuinya saat ini proses belajar tatap muka di hinterland masih berlanjut. Guru dan anak-anak sangat antusias kembali ke sekolah. 

Bahkan, lanjutnya, Guru juga terus bersiap di depan gerbang sekolah. Sambil memegang Thermo gun atau alat pengecek suhu.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved