Breaking News:

Ajak Unfollow Twitter Abu Janda, Susi Pudjiastuti Sampai Disebut Kadrunwati: Mbok Ya Sudah

Susi Pudjiastuti jadi perbincangan di Twitter, saat dirinya mengajak untuk unfollow Twitter Abu Janda, mantan KKP ini angkat bicara soal itu.

Editor: Mona Andriani
TribunNewsmaker.com Kolase/ Instagram @susipudjiastuti115 @anneavantieheart
Susi Pudjiastuti buka suara saat dirinya dijuluki kadrunwati. 

TRIBUNBATAM.id - Susi Pudjiastuti sempat menjadi perbincangan di Twitter karena sempat mengajak unfollow Twitter Abu Janda.

Karena tweet mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) itu, Susi Pudjiastuti diserang warganet.

Bahkan ada yang menjuluki Susi Pudjiastuti dengan kadrunwati.

Hal ini berawal dari ajak unfollow twitter Permadi Arya.

Ajakan dari Susi Pudjiastuti ini untuk menghindari ujaran kebencian.

Terlebih, organisasi besar seperti Muhammadiyah dan NU juga telah lebih dulu menyerukan untuk menghindari ujaran kebencian.

SIAPA Henry Subiakto? Profesor yang Sindir Susi Pudjiastuti, Viral Diserbu Warganet

"Karena aku cuma main Twitter. I see (aku lihat) banyak Muhammadiyah sudah bicara, NU sudah komentar. Alissa Wahid juga komentar."

"So I think, as a part of responsbility to the society to the community, I want to influence everybody to stop this kind of ugly thing in the media social.

(Saya kira sebagai bagian dari tanggung jawab pada masyarakat, saya ingin mengajak semua orang untuk menghentikan hal-hal buruk di media sosial)" ungkap Susi, dikutip dari tayangan Kompas TV, Rabu (10/2/2021).

Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti ungkap alasan soal cuitannya yang diduga mengajak netizen untuk unfollow Twitter Abu Janda pada program Kamar Rosi di YouTube Kompas TV, Selasa (9/2/2021).
Mantan Menteri KKP Susi Pudjiastuti ungkap alasan soal cuitannya yang diduga mengajak netizen untuk unfollow Twitter Abu Janda pada program Kamar Rosi di YouTube Kompas TV, Selasa (9/2/2021). (Tangkapan Layar Youtube Kompas TV)

Ia pun menyadari, ketika Muhammadiyah dan NU sudah turut serta ikut menanggapi, artinya ujaran kebencian di media sosial sudah berlebihan.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved