Rabu, 8 April 2026

Banjir Hantui Warga Perumahan Bumi Sarana Indah Batam, Ini Persoalan yang Terjadi

Belum ada tindakan dari pemerintah terkait banjir yang kerap hantui warga di Perumahan Bumi Sarana Indah I Batam, warga makin resah karena masalah ini

Editor: Dewi Haryati
tribunbatam.id/Ian Sitanggang
Banjir Hantui Warga Perumahan Bumi Sarana Indah Batam, Ini Persoalan yang Terjadi. Foto warga berada di lokasi pemasangan mal, penutupan saluran drainase induk di samping perumahan Bumi Sarana Indah, Batuaji Batam. Warga resah akan terjadi banjir lebih parah 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Banjir Hantui Warga Perumahan Bumi Sarana Indah Batam, Ini Persoalan yang Terjadi.

Setiap kali hujan deras turun, tiga RT di RW 16 Perumahan Bumi Sarana Indah I, Batuaji, Batam selalu banjir.

Namun hingga saat ini belum ada solusi pengentasan banjir di RW 16, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam. Justru saluran drainase yang ada akan ditutup pengembang.

Diketahui, Perumahan Bumi Sarana Indah I, kondisinya jauh lebih rendah dari jalan raya.

Banjir yang terjadi di perumahan tersebut karena lokasi perumahan merupakan tempat buangan air dari wilayah perumahan yang ada di RKT, bahkan sampai Taman lestari.

Baca juga: VIRAL Foto Pengungsi Banjir Salat Dalam Gereja, Netizen Satu Suara: Indahnya Toleransi

Baca juga: Anggota DPRD Batam Sorot Pembangunan Ruko di Batuaji, Batam Belum Bisa Selesaikan Banjir

Di samping Perumahan Bumi Sarana Indah I, terdapat saluran induk, pembuangan air dari RKT dan RSS.

Namun saat ini saluran drainase induk tersebut akan dibangun rumah dan toko (ruko) oleh pengembang yang diketahui milik PT Surya Aji Pratama.

Rahmat M Manalu warga Rt03/Rw 16 Perumahan Bumi Sarana Indah I mengatakan, warga selama ini sudah resah dengan banjir yang selalu terjadi saat hujan deras turun.

Namun belum ada tindakan dari Pemerintah Kota Batam agar warga yang tinggal di RT 01, 02, 03/ Rw 16, Perumahan Bumi Sarana Indah I terhindar dari banjir.

"Yang ada saat ini malah lahan yang seharusnya lokasi penghijauan, dan di dalamnya ada saluran drainase induk, akan dibangun ruko," kata Rahmat, Jumat (12/2/2021).

Rahmat bercerita, jika hujan deras, banjir bukan hanya di perumahan, tetapi jalan raya Aviari juga ikut banjir.

"Jadi kalau sempat saluran darinase ditutup banjir yang dirasakan warga akan semakin lama dan semakin parah. Karena air tidak bisa langsung masuk ke dalam saluran," kata Rahmat.

Ia mengatakan beberapa hari belakangan pengembang sedang melakukan pembangunan pondasi ruko dan juga pemasangan mal penutupan saluran drainase.

"Jadi kita sebagai warga yang selalu mengalami banjir, sudah melakukan aksi penolakan. Bahkan sudah sampai ke Rapat Dengar Pendapat. Namun tidak ada respon dari Pemerintah Kota Batam, maupun BP Batam," kata Rahmat.

Ia mengatakan anggota DPRD Batam juga sudah beberapa kali turun ke lokasi. Namun sampai saat ini pekerjaan di tahap dua masih terus dilakukan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved