Banjir Hantui Warga Perumahan Bumi Sarana Indah Batam, Ini Persoalan yang Terjadi
Belum ada tindakan dari pemerintah terkait banjir yang kerap hantui warga di Perumahan Bumi Sarana Indah I Batam, warga makin resah karena masalah ini
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Banjir Hantui Warga Perumahan Bumi Sarana Indah Batam, Ini Persoalan yang Terjadi.
Setiap kali hujan deras turun, tiga RT di RW 16 Perumahan Bumi Sarana Indah I, Batuaji, Batam selalu banjir.
Namun hingga saat ini belum ada solusi pengentasan banjir di RW 16, Kelurahan Buliang, Kecamatan Batuaji, Batam. Justru saluran drainase yang ada akan ditutup pengembang.
Diketahui, Perumahan Bumi Sarana Indah I, kondisinya jauh lebih rendah dari jalan raya.
Banjir yang terjadi di perumahan tersebut karena lokasi perumahan merupakan tempat buangan air dari wilayah perumahan yang ada di RKT, bahkan sampai Taman lestari.
Baca juga: VIRAL Foto Pengungsi Banjir Salat Dalam Gereja, Netizen Satu Suara: Indahnya Toleransi
Baca juga: Anggota DPRD Batam Sorot Pembangunan Ruko di Batuaji, Batam Belum Bisa Selesaikan Banjir
Di samping Perumahan Bumi Sarana Indah I, terdapat saluran induk, pembuangan air dari RKT dan RSS.
Namun saat ini saluran drainase induk tersebut akan dibangun rumah dan toko (ruko) oleh pengembang yang diketahui milik PT Surya Aji Pratama.
Rahmat M Manalu warga Rt03/Rw 16 Perumahan Bumi Sarana Indah I mengatakan, warga selama ini sudah resah dengan banjir yang selalu terjadi saat hujan deras turun.
Namun belum ada tindakan dari Pemerintah Kota Batam agar warga yang tinggal di RT 01, 02, 03/ Rw 16, Perumahan Bumi Sarana Indah I terhindar dari banjir.
"Yang ada saat ini malah lahan yang seharusnya lokasi penghijauan, dan di dalamnya ada saluran drainase induk, akan dibangun ruko," kata Rahmat, Jumat (12/2/2021).
Rahmat bercerita, jika hujan deras, banjir bukan hanya di perumahan, tetapi jalan raya Aviari juga ikut banjir.
"Jadi kalau sempat saluran darinase ditutup banjir yang dirasakan warga akan semakin lama dan semakin parah. Karena air tidak bisa langsung masuk ke dalam saluran," kata Rahmat.
Ia mengatakan beberapa hari belakangan pengembang sedang melakukan pembangunan pondasi ruko dan juga pemasangan mal penutupan saluran drainase.
"Jadi kita sebagai warga yang selalu mengalami banjir, sudah melakukan aksi penolakan. Bahkan sudah sampai ke Rapat Dengar Pendapat. Namun tidak ada respon dari Pemerintah Kota Batam, maupun BP Batam," kata Rahmat.
Ia mengatakan anggota DPRD Batam juga sudah beberapa kali turun ke lokasi. Namun sampai saat ini pekerjaan di tahap dua masih terus dilakukan.
"Kalau di tahap satu sudah dihentikan. Kita berharap pemerintah jangan setengah hati dalam menolong masyarakat," kata Rahmat.
Ajukan RDP
Warga Perumahan Bumi Sarana Indah I di Batuaji Batam, dalam waktu dekat akan mengajukan permohonan Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan kepada DPRD Batam.
Hal itu karena ada ratusan rumah di perumahan tersebut kerap banjir saat hujan turun. 51 rumah di antaranya mengalami banjir paling parah, dalamnya kurang lebih satu meter.
"Surat permohonan RDP akan kita kirimkan paling lambat Senin depan," kata warga, Rahmat Manalu, Jumat (12/2/2021).
Ia mengatakan, sebelumnya mereka sudah pernah mengikui RDP. Bahkan pernah aksi damai di Kantor Pemko Batam dan DPRD Batam. Namun sampai saat ini belum ada respons. Bahkan pembangunan ruko terus berjalan.
"Kita bukan tidak mendukung pembangunan, tetapi kami juga sebagai warga Batam berhak mendapatkan kehidupan yang aman dan layak," kata Rahmat.
Ia mengatakan sejak tahun 1997, tempat tinggal mereka merupakan daerah resapan air.
"Jadi kita tidak ingin, ke depan kompleks ini jadi langganan banjir," kata Rahmat.
Ia mengatakan pembangunan ruko yang dilakukan saat ini, sudah pernah dicek ke BP Batam. Lokasi yang akan dibangun ruko itu lokasi buffer zone, dan penghijauan.
"Bahkan di lokasi pembangunan terdapat saluran drainase Induk. Sedangkan saat ini saluran tidak tertutup sudah terjadi banjir, bagaimana nanti kalau saluran sudah ditutup," kata Rahmat.
Mengenai hal tersebut, Tumbur Hutasoit, Anggota DPRD Batam dari Dapil Batuaji mengatakan, ia mendukung keluhan dari warga.
Ia juga mengakui selama ini wilayah Batuaji, yakni Perumahan Kodim, Perumahan HPM, RKT, RSS, adalah wilayah langganan banjir.
(Tribunbatam.id/ Ian Sitanggang)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1202warga-perumahan-bumi-sarana-indah.jpg)