VIRUS CORONA DI TANJUNGPINANG
Corona di Tanjungpinang Kembali Serang Anak-anak, Satu Positif, Pasien Sembuh Tambah Tujuh
Seorang anak perempuan di Tanjungpinang terpapar Corona. Pasien tersebut kini dirawat di RSAL dr Midiyato S Tanjungpinang
Penulis: Novenri Halomoan Simanjuntak | Editor: Dewi Haryati
TANJUNGPINANG, TRIBUNBATAM.id - Corona di Tanjungpinang kembali serang anak-anak, satu positif, pasien sembuh tambah tujuh.
Jumlah pasien positif Covid-19 di Tanjungpinang terus mengalami tren peningkatan.
Terbaru, terdapat satu kasus pasien positif Covid-19.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma mengatakan, penambahan pasien covid-19 ini merupakan hasil temuan kasus baru pada, Kamis (11/2/2021).
"Sebagaimana hasil pemeriksaan swab, dengan metode RT PCR yang dilakukan RSAL dr Midiyato S Tanjungpinang. Kasus baru ini dialami oleh seorang anak perempuan," ujar Rahma, Jumat (12/2/2021).
Baca juga: Corona di Karimun Sudah 416 Kasus, Tambah 1 Kasus Baru Warga Tanjungbalai Kota
Baca juga: Pasien RSKI Galang Batam Meroket Lagi, Hari Ini Tambah 92 Pasien Covid-19, Total Rawat 162
Pasien tersebut tercatata dengan nomor 1331, anak AB berjenis kelamin perempuan, usia 7 tahun. Alamat Kampung Baru, Kecamatan TPI Barat, tanpa gejala. Pasien kontak erat dengan kasus 1330 dan dirawat di RSAL dr Midiyato S Tanjungpinang.
Dinas Kesehatan Tanjungpinang akan melakakukan tracing (penelusuran) pada orang-orang yang kontak erat dengan pasien dan tempat beraktivitas lainnya.
"Bila memenuhi kriteria kontak erat maka dilanjutkan dengan pengambilan swab hidung dan tenggorokan," ucap Rahma kembali.
Rahma mengimbau dan mengajak seluruh masyarakat agar senantiasa menerapkan protokol kesehatan pada masa adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi Covid-19 ini.
"Protokol kesehatan ini harus selalu dilakukan pada saat berinteraksi dengan keluarga yang tinggal satu rumah, keluarga tidak satu rumah ataupun di tempat kerja, sehingga klaster keluarga dan klaster tempat kerja bisa kita cegah bersama-sama," imbaunya.
Rahma juga menyampaikan, bagi pelaku perjalanan setelah pulang ke rumah, diharapkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari, agar tidak menjadi sumber penularan ke orang-orang di sekitarnya.
"Selama karantina mandiri ini, yang bersangkutan diharapkan selalu pakai masker saat di rumah, menjaga jarak lebih dari 1 meter dengan anggota keluarga lainnya dan mencuci tangan dengan sabun," paparnya.
Bersamaan dengan hal itu, kasus penambahan pasien yang telah selesai isolasi (sembuh) di Tanjungpinang juga mengalami peningkatan.
Dalam pengumuman tren penambahan oleh Satuan Tugas Covid-19 di Kota Gurindam tersebut, terdapat 7 orang yang telah dipulangkan, pada hari yang sama.
Wali Kota Tanjungpinang, Rahma yang juga Ketua Satgas Covid-19 di Tanjungpinang menyebutkan, pasien yang sembuh terdiri dari empat laki-laki dan tiga perempuan.