Breaking News:

TRIBUN WIKI

Terungkap Identitas Sopir Mobil Terbakar di Batam, Sehari-hari Jual Bensin Eceran

Terungkap identitas sopir mobil terbakar di Batam, sehari-hari jual bensin eceran.

IST
MOBIL TERBAKAR - Terungkap identitas pemilik mobil terbakar di Batam, sehari-hari jual bensin eceran. FOTO: KOLASE Jusmin Tamba 

Entah bagaimana kejadiannya, mobil tersebut terbakar. 

Jusmin panik, buru-buru menggendong Halasan Tamba

Sedangkan Sarito Tamba masih di dalam mobil.

Dia duduk di jok tengah. 

Api berkobar semakin besar. 

Sarito Tamba tidak selamat. 

Jusmin dan Halasan pun menderita luka bakar. 

Mereka dievakuasi warga setempat ke rumah sakit terdekat. 

Halasan tak berhenti menangis. 

Mungkin nyeri luka bakar di sekujur tubuhnya. 

Sedangkan Jusmin masih histeris, teringat Sarito masih berada di dalam mobil.

Pelayat Berdatangan

Pelayat berdatangan ke rumah duka keluarga Jusmin Tamba.
Pelayat berdatangan ke rumah duka keluarga Jusmin Tamba.

Sore berganti malam.

Berita kebakaran itu sekejap diketahui tetangga rumah Jusmin Tamba.

Istri Jusmin seketika terkulai lemas. 

Dia seakan tak percaya, Sarito, putra sulungnya meninggal. 

Ditambah, si bungsu, Halasan juga meninggal saat menjalani perawatan.

Para warga berdatangan ke rumah duka. 

Mereka mencoba menghibur istri Jusmin semampunya.

Para kerabat dari perkumpulan marga Tamba berkumpul di rumah duka.

Mereka menunggu jenazah Sarito Tamba, yang saat itu masih di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

"Ini kita masih nunggu pak, rencana dari perkumpulan marga Tamba yang mau mengurus," ujar Dio Tamba yang juga kerabat marga Tamba di rumah duka.

Baca juga: Anak Kedua dan Jusmin Tamba Sedang Dirawat, Keluarga Menunggu Jasad Sarito yang Terbakar di SPBU

Baca juga: 7 Penumpang Mobil Avanza Tersesat di Hutan Gunung Putri Majalengka Jam 11 Malam, Begini Kejadiannya

Jusmin Tamba di mata tetangga

Menurut pengakuan warga tetangga, Jusmin Tamba bekerja sebagai pedagang bensin eceran itu dikenal cukup baik.

"Om itu orangnya baik, warungnya di situ," ujar seorang pemuda, Reres tetangga Jusmin Tamba menunjukan warung dagangan.

Selain berdagang minyak, Jusmin diketahui setiap hari mengisi minyak ke SPBU untuk kembali dijual ke pedagang kecil.

"Biasalah lae yang mencari hidup ini, semua kita kerjakan sekarang untuk kebutuhan. Itulah yang dikerjakan lae Jusmin ini, ambil minyak pakai mobil carry habis itu sedot, baru tuang ke jeregen untuk dijual lagi, namun kek gini pula nasibnya" ucap Leo, tetangga dari Jusmin Tamba.

Ragam komentar kerabat disesalkan warga lantaran Jusmin membawa kedua anaknya untuk mengisi bahan bakar premium ke SPBU.

"Udah nasib, ya beginilah jadi pelajaran," cetus seorang warga menimpali pembicaraan.

(*)

Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved