Anggota TNI Gugur Dibidik KKB yang Membabi Buta Senin Pagi, Prajada Ginanjar Prajurit Terbaik

Sebelumnya saling tembak terjadi antara anggota TNI dan KKB Papua Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 08.20 WIT

Instagram
Prada Ginanjar Arianda yang gugur ditembak KKB Papua. Anak buah Jenderal Andika Perkasa ini mengalami luka di perutnya. 

Peristiwa penembakan itu terjadi ketika Roy Vebrianto baru melaksanakan salat subuh.

Sementara, Pratu Dedi Hamdani meninggal saat melakukan pengejaran KKB.

Pratu Dedi Hamdani mengejar KKB setelah Pos Titigi menjadi sasaran penembakan.

"Korban juga ditembaki secara membabi buta dari arah ketinggian di hutan yang terletak antara Kampung Sugapa Lama dan Kampung Hitadipa," ucap Suriastawa.

TNI melaporkan kontak tembak TNI dan KKB berlangsung pada Jumat pagi.


Anggota TNI Gugur. Aksi baku tembak TNI-Polri dan KKB Papua. (Istimewa/hariannusa.com)

Baku tembak berlangsung hingga Jumat siang

Dandim 1705/Nabire, Letkol Benny Wahyudi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat siang mengatakan KKB menyerang Pos TNI Titigi, Distrik Sugapa, dari lokasi yang lebih tinggi.

Akibat serangan itu, Pratu Roy Vebrianto gugur setelah mengalami luka tembak di dada kanan.

"Ya, Pratu Roy (gugur)," ujar Dandim 1705/Nabire, Letkol Benny Wahyudi saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat siang.

Benny menambahkan, jenazah Pratu Roy Vebrianto sudah dievakuasi ke Mimika menggunakan Helikopter Caracal sekitar pukul 08.30 WIT. 

Benny menjelaskan, ini bukan kali pertama Pos TNI Titigi diserang KKB pada Januari 2021.

Pada 10 Januari, pos itu juga diserang KKB.

Akibat penyerangan itu, Pratu Agus Kurniawan gugur.

"Ini lokasi yang sama dengan lokasi tewasnya Pratu Agus Kurniawan. Koramil sekarang Siaga, tingkatkan kewaspadaan," kata Benny.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved