Breaking News:

BATAM TERKINI

Kerabat Tak Nyangka Dua Bocah Kakak Adik yang Terbakar di SPBU Merapi Subur Pergi Untuk Selamanya

Kerabat keluarga korban kebakaran di SPBU Merapi Subur masih belum bisa melupakan wajah kakak adik yang meninggal karena terbakar di dalam mobil carry

TribunBatam.id/Ian Sitanggang
angkut jenazah -Dua Korban Mobil Terbakar di Batam Anak Jusmin Tamba Tiba di Rumah Duka. Foto jenazah sat tiba di rumah duka di Bida Ayu, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Minggu (14/2/2021). 

TRIBUNBATAM.id, BATAM - Kerabat keluarga korban kebakaran di SPBU Merapi Subur masih belum bisa melupakan wajah kakak adik yang meninggal karena terbakar di dalam mobil carry.

“Saya belum bisa lupakan wajah Halasan Tamba (3), meski baru dua kali bertemu, semenjak mereka pindah ke Bida Ayu,” kata Hendro Nadeak, tetangga orangtua korban yang terbakar di SPBU Merapi Subur, Sagulung.

Hendro, menceritakan dirinya baru dua kali bertemu dengan keluarga Jusmin Tamba, semenjak pindah ke Bida Ayu."Dulukan mereka tinggal di Sungai Daun, jadi mereka baru pindah ke Bida Ayu,"kata Hendro.

Dia mengatakan pertama mendengar ada marga Tamba pindah ke Bida Ayu, dirinya langsung mencarinya."Kebetulan sama Jusmin Tamba, sudah lama saya kenal, karena satu kumpulan marga juga,"kata Hendro.

Baca juga: Sarito dan Halasan Tamba yang Meninggal Insiden Kebakaran di SPBU Dinyanyikan Lagu Loas Au Asa Lao

Saat dirinya tahu keluarga Jusmin Tamba pindah ke kompleknya dirinya langsung mencari tahu dimana rumahnya."Kebetulan hanya satu gang, jadi saya berjumpa dengan mereka. lalu saya mengajak Halasan dan Sarito jajan,"kata Hendro.

Dia mengatakan wajah Hasalan, seperti orang luar negeri, Rambutnya juga pirang."Anaknya juga sangat baik, dia kebetulan memanggil saya Bapa Uda (Adek Bapa,red). Suka sekali cerita anaknya sangat periang,"kata Hendro.

Pada Senin (15/2/2021) Keluarga Jusmin Tamba, tepat delapan hari pindah dari Sungai Daun ke Bida Ayu."Saya masih belum bisa bayangkan, wajah Halasan itu, masih sangat terpampang di wajah saya,"katanya.

Dia mengaku belum bisa percaya Halasan dan Sarito sudah pergi untuk selamanya."Mungkin kalau saya orangtua kandungnya, saya tidak sanggup menanggung derita yang terjadi,"kata Hendro.

Baca juga: Free Fire X Attack of Titan, Beredar Bocoran Skin M1014 Titan, Beda dari Skin Shot Gun Lain

Untuk penyidikan lebih lanjut, terkait mobil suzuki carry BP 1622 CU, aparat kepolisin menarik bangkai mobil tersebut ke Polresta Barelang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kapolsek Sagulung AKP Yusriady Yusuf.

"Kasusnya diambil alih oleh Polresta Barelang. Tim Labfor sudah datang, jadi mobil dibawa ke Polresta untuk penyidikan lebih lanjut," kata Yusuf.

Yusuf, menjelaskan untuk perkembangan lebih lanjut mengenai penyebab kebakaran mobil Carry di SPBU Merapi Subur, sudah ditangani Polresta dan Tim Labfor dari Medan."Mereka yang melanjutkan kasusnya,"kata Yusuf.

Seperti diberitakan sebelumnya, satu unit mobil carry terbakar di SPBU Merapi Subur, Sagulung, saat mengantre mengisi bensin.

Baca juga: Terungkap Identitas Sopir Mobil Terbakar di Batam, Sehari-hari Jual Bensin Eceran

Polisi masih menyelidiki penyebab kebakaran mobil Carry Bp 1622 CU, yang terjadi di SPBU Merapi Subur, Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung.

Kapolsek Sagulung AKP Yusriady Yusuf, mengatakan sampai saat ini pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut."Kita sudah koordinasi dengan Tim Labfor Medan, Tim Labfor dari Medan akan tiba di Batam,"kata Yusuf.

Dia menjelaskan pihaknya belum bisa memberikan keterangan mengenai penyebab Carry yang sedang mengantre untuk mengisi BBM, yang terbakar di SPBU Merapi Subur.
"Untuk lebih jelasnya, kita tunggu Tim Labfor, mereka yang bisa membuat analisa dan penyidikan, melalui laboratoriun,"kata Yusuf.(*)

Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Sihat Manalu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved