BATAM TERKINI
3.854 dari 5.980 Nakes di Kepri Telah Divaksin Covid-19 Dosis Kedua, Sisanya Batal Divaksin
3.854 tenaga kesehatan dari total 5.980 tenaga kesehatan di Kepri telah menjalani vaksinasi covid-19 dosis kedua. Sisanya batal divaksin.
Penulis: Beres Lumbantobing |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepri menyampaikan laporan cakupan vaksinasi Covid-19 dosis pertama dan kedua untuk tenaga kesehatan sampai 14 Februari 2021.
Berdasarkan data yang diterima Tribun, sebanyak 13.335 atau 91,3 persen tenaga kesehatan sudah divaksin Covid-19 dosis pertama. Sementara pada dosis kedua baru sebanyak 6.460 atau 50,2 persen.
Kota Batam menjadi daerah yang paling banyak divaksin tenaga kesehatannya yakni 5.890 atau 91,4 persen dari 7.874 tenaga kesehatan.
Sementara pada dosis kedua ini, 3.854 tenaga kesehatan dari total 5.980 tenaga kesehatan. Sisanya batal divaksin.
Sasaran tenaga kesehatan yang tidak bisa dilakukan vaksinasi dikarenakan memiliki penyakit komorbid, penyitas Covid-19, ibu hamil, ibu menyusui, dan kondisi lain sesuai hasil skrining dari tim medis atau Vaksinator.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam Didi Kusmarjadi mengatakan ada sebanyak 1.215 tenaga kesehatan di Batam batal melaksanakan vaksinasi pada dosis pertama.
Baca juga: Aturan Baru, Ibu Menyusui, Komorbid hingga Penyintas Covid-19 Bisa Divaksinasi Corona
"Sementara pada dosis kedua ada sebanyak 221 tenaga kesehatan," ujar Didi Selasa (16/2/2021).
Dalam pelaksanaan Vaksinasi pihaknya melibatkan sekitar 115 Fasilitas Kesehatan (Faskes) baik milik pemerintah maupun yang dikelola oleh pihak swasta.
Didi merinci, dari 115 faskes tersebut terdiri dari 21 unit Puskesmas, 1 Klinik KKP, 77 Klinik Swasta dan 16 Rumah Sakit pemerintah dan swasta.
Untuk proses vaksinasi Covid-19 bagi tenaga kesehatan, lanjutnya khusus tenaga kesehatan yang sudah menerima pesan singkat. Selain itu juga mereka yang sudah sudah terdaftar di laman pedulilindungi.id dengan cara memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK).
“Jika namanya sudah terdaftar, maka bisa langsung divaksin,” kata dia.
Jika belum terdaftar di laman pedulilindungi, maka melalui fasilitas kesehatan (faskes) yang tempat nakes bekerja dapat mendaftarkan secara kolektif.
“Kalau sudah terdaftar, nanti akan terima e-card. Di situ nanti tertera lokasi untuk menjalani vaksinasi,” jelasnya. (TRIBUNBATAM.id/Beres Lumbantobing)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/16022021tenaga-kesehatan-di-batam-divaksin.jpg)