WISATA NUSANTARA
Kamu Sudah Divaksin Covid19? Anda Bebas Keliling Dunia di 5 Negara Ini
daftar negara-negara yang terima wisatawan yang sudah divaksin Covid-19, Cek di Sini
TRIBUNBATAM.id - Apakah kamu sudah divaksin asin covid19 ? Jika sudah mungkin anda salah satu dari jutaan orang yang beruntung.
Karena, setidaknya kamu bisa jalan-jalan bepergian. Meski begitu, Tribunbatam.id menyarankan untuk tetap waspada.
Protokol kesehatan harus tetap dijaga plus perbanyak amal dan doa.
Banyak negara di dunia yang mangalami kelumpuhan ekonomi dimana sektor pariwisata menjadi tumpuan perekonomian akibat imbas dari pandemi covid-19.
Baca juga: Singapura: Larang Wisatawan Indonesia Masuk Bisa Menghambat Ekonomi
Namun, dengan adanya vaksin Covid-19 memberi harapan baru bagi wisatawan lantaran sejumlah negara telah menyatakan bahwa mereka akan menerima wisatawan yang sudah divaksin.
Melansir dari Kompas.com, beberapa negara bahkan menerapkan pengecualian untuk karantina dan tes Covid-19 bagi mereka yang sudah vaksinasi Covid-19.
Meski para pelancong yang sudah divaksin bisa berkunjung ke negara-negara tersebut, hingga kini wisatawan dari Inggris tidak termasuk dalam daftar pelancong yang diizinkan memasuki wilayah mereka.
Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut daftar negara-negara yang terima wisatawan yang sudah divaksin Covid-19.
Baca juga: Unik, Tamadun Melayu Antara Bangsa Bakal Jadi Agenda Wisata Nasional Lingga
1. Islandia
Islandia mengumumkan bahwa mereka tidak mewajibkan wisatawan untuk karantina jika benar-benar telah divaksin Covid-19.
Aturan saat ini mengatakan, seluruh kedatangan wajib dilakukan tes PCR saat kedatangan yang diikuti dengan karantina 5-6 hari sebelum pemeriksaan kedua.
Namun, ada aturan baru yang menyatakan bahwa pelancong dengan sertifikat vaksinasi Covid-19 tidak perlu melalui pemeriksaan atau isolasi mandiri.
Terkait pelancong dari Inggris, saat ini mereka masih belum diizinkan.
Islandia hanya menerima sertifikat vaksin yang memenuhi kriteria tertentu termasuk dikeluarkan di negara bagian EEA/EFTA.
Inggris tidak memenuhi syarat karena telah meninggalkan Uni Eropa (UE).