Breaking News:

Alami! Ketahui 7 Obat Penyakit Jantung Murah dan Mudah Didapat, Apa Itu ?

Anda harus ketahui juga, pengobatan herbal dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung dan meringankan gejalanya.

DOKTER SEHAT
Bagian-bagian jantung (ilustrasi) 

Meski demikian, makan paprika dengan jumlah banyak dapat memicu alergi bagi sebagian orang, hingga menyebabkan diare atau sakit perut.

Baca juga: Lagi, Selebriti Meninggal karena Serangan Jantung, Ini Profil Marthin Saba

Berikut adalah tujuh manfaat mengonsumsi paprika

1. Meningkatkan Metabolisme 
Konsumsi paprika meningkatkan metabolisme dengan menurunkan trigliserida, (yang disimpan lemak dalam sel darah). Paprika ini membantu membakar kalori dan mengendalikan kolesterol.

Karena itu, jika berat badan naik dari diet maka tinggi lemak berkurang. Paprika juga mencegah gangguan pencernaan dengan menyebabkan sekresi cairan pencernaan.

2. Mencegah Kanker 
Beberapa penelitian telah menyatakan bahwa senyawa capsaicin mampu mengobati kanker dengan mencegah karsinogen mengikat dengan DNA. Sederhananya, paprika memiliki kemampuan untuk membuat sel-sel kanker.

Telah ditemukan bahwa makan paprika memberikan beberapa perlindungan dari kanker jika dikonsumsi sebagai bagian dari asupan makanan biasa.

Baca juga: Gejala dan Ciri-ciri Difteri, Infeksi Bakteri Menular yang Picu Kerusakan Jantung

3. Meredakan Rasa Sakit 
Senyawa capsaicin yang ditemukan dalam capsicum dipercaya dapat menghalangi penularan rasa sakit dari kulit ke sumsum tulang belakang. Ini secara efektif membantu dalam mengobati neuralgia, nyeri yang terkait dengan herpes zoster dan trauma amputasi pasca operasi, dengan memberikan bantuan dari rasa sakit

4. Meningkatkan Kekebalan 
Paprika kaya akan vitamin C dan hal ini merangsang sel darah putih untuk melawan infeksi.

Ini mengarah pada penguatan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C dan flavonoid hadir dalam paprika, jadi dapat mencegah masalah pernapasan seperti infeksi paru-paru, asma, emfisema.

5. Mencegah kerusakan sel. 
Radikal bebas yang ada di dalam tubuh bertanggung jawab untuk menyebabkan kerusakan sel, kerusakan saraf, dan pembuluh darah.

Paprika adalah sumber yang kaya akan vitamin A dan C, yang keduanya merupakan antioksidan kuat.

Antioksidan ini membantu dalam memerangi radikal bebas dalam tubuh dan membantu dalam mengobati penyakit jantung, osteoarthritis, asma bronkial, katarak dll.

6. Mengobati gangguan pencernaan 
Paprika mengandung tanin yang memainkan peran sentral dalam mengobati gangguan pencernaan seperti diare, disentri, dan gangguan mikroba lainnya.

Tanin ini membentuk lendir, yang membantu melindungi lapisan lambung dan mencegah perkembangan tukak lambung.

7. Meningkatkan Kesehatan Jantung 
Flavonoid yang ada di capsicum dinyatakan bermanfaat dalam mencegah penyakit jantung koroner.

Menjadi vasodilatif, buah-sayuran membantu dalam memperbaiki hipotensi dan menurunkan detak jantung.

Ini pada gilirannya membantu meningkatkan aliran darah, menghasilkan oksigenasi yang lebih baik dari jaringan organ.

Baca juga: Simak Tips Diet Sehat dan Aman dengan Rempah, Jahe, Kunyit, dan Kayu Manis Jadi Solusi

Ketiga, Jahe

JAHE - Inilah beragam manfaat jahe untuk kesehatan. FOTO: ILUSTRASI RIMPANG JAHE
JAHE - Inilah beragam manfaat jahe untuk kesehatan. FOTO: ILUSTRASI RIMPANG JAHE (freepik.com)

Tidak sekadar menghangatkan tubuh, tanaman rempah seperti jahe juga berguna sebagai obat penyakit kardiovaskular.

Konsumsi 2-4 gram jahe per hari bermanfaat untuk mengurangi risiko penyumbatan arteri hingga 13 persen.

Sedangkan hasil penelitian Babol University Of Medical Sciences mengklaim, konsumsi jahe secara teratur efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) seperti bawang putih.

Sementara itu, penelitian klinis pada suplemen yang menggunakan jahe menunjukkan, adanya potensi menurunkan gula darah sekitar 10-12 persen.

Baca juga: Cara Cegah Jantung Bengkak, Bukan Penyakit Tapi Bisa Mematikan

Kondisi gula darah tinggi pada tubuh, diketahui bisa merusak pembuluh darah dan mengakibatkan penyumbatan, yang menyebabkan gagal jantung atau serangan jantung.

Mengurangi Rasa Sakit Saat Menstruasi, Menyehatkan Sistem Pencernaan, Meningkatkan Kesuburan Pria, Menghilangkan Mual, Melawan Infeksi, Menjaga Kesehatan Otak, Mengurangi Peradangan, Mencegah Kanker.

Melancarkan Peredaran Darah, Melepas Stres, Menghindari Penyakit Jantung, Meningkat Nafsu Makan, Melegakan Tenggorokan, Mencegah Kebotakan. Dan masih banyak manfaat lain bagi tubuh.

Baca juga: Sudah Pengangguran Bikin Masalah, Belum Puas Pesta Miras AR Bunuh Penjual Sayur Lalu Perkosa Mayat

Keempat, Biji Anggur

Biji Anggur
Biji Anggur (ist)

Penggunaan ekstrak biji anggur kering sebagai obat jantung biasanya sudah berbentuk kapsul atau suplemen siap minum.

Manfaat tersebut cukup efektif untuk menekan oksidasi kolesterol jahat tubuh yang berasal dari pola makan kurang sehat serta tinggi lemak.

Ekstrak biji anggur umumnya dipercaya sebagai pengobatan kardiovaskular termasuk aterosklerosis, hipertensi, hiperkolesterolemia, insufisiensi vena kronis, dan neuropati.

Biji anggur ini dapat membantu oksidasi kolesterol jahat ke jaringan jantung.

Penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh yang terabaikan, berpeluang menjadi bibit awal terjadinya penyakit jantung.

Selain itu, berikut adalah sederet kegunaan yang dapat Anda peroleh dari biji anggur:
1. Menurunkan risiko penyakit jantung
2. Berpotensi melawan kanker
3. Mencegah aterosklerosis
4. Mempercepat penyembuhan luka
5. Menjaga kekuatan tulang
6. Mencegah tulang keropos

Arti Kedutan di Hidung Menurut Primbon, Jika di Lubang Hidung Kanan Tanda Luka di Hati Sembuh

Kelima, Kedelai

Kacang Kedelai
Kacang Kedelai (FREEPIK.COM)

Senyawa isoflavon atau zat yang mirip estrogen dalam kedelai, dapat menghindari risiko sakit jantung terutama pada wanita muda dan pascamenopause.

Jurnal terbitan American Heart Association Circulation menunjukkan, 200 ribu orang yang mengonsumsi seporsi tahu dalam seminggu, berisiko lebih rendah terkena penyakit jantung.

Kandungan isoflavon tidak harus dari tahu dan tempe. Bisa juga dari edamame, kacang tanah, buncis atau susu kedelai murni tanpa pemanis tambahan.

Akan tetapi, konsumsi makanan tinggi protein nabati tidak sepenuhnya mencegah penyakit jantung. Bagaimana pun harus dibarengi dengan olahraga serta menerapkan pola hidup sehat.

Penggunaan obat alami penyakit jantung ini memang tidak secara signifikan ampuh. Terutama bagi penderita sakit jantung dengan kondisi parah atau dalam penanganan tertentu.

Baca juga: HATI-HATI Jantung Berdebar Setelah Minum Kopi, Simak Cara Mengatasinya

Keenam, Bawang Putih

BAWANG PUTIH - Inilah cara simpan bawang putih agar awet hingga 6 bulan, tetap wangi dan tak mudah busuk. FOTO: ILUSTRASI BAWANG PUTIH
BAWANG PUTIH - Inilah cara simpan bawang putih agar awet hingga 6 bulan, tetap wangi dan tak mudah busuk. FOTO: ILUSTRASI BAWANG PUTIH (freepik.com)

Dilansir dari Healthline, kandungan hidrogen sulfur dalam bawang putih bermanfaat mengurangi kolesterol jahat dalam tubuh sekitar 10-15 persen.

Selain menyembuhkan sakit jantung, mengonsumsi bawang putih juga dapat membersihkan plak pada arteri, supaya aliran darah menuju jantung tidak terhambat.

Meskipun kaya manfaat sebagai obat, mengonsumsi bawang putih terlalu banyak apalagi mentah, akan berdampak buruk bagi kesehatan.

Di antaranya bisa merusak organ tubuh, karena bawang putih mengandung senyawa allicin yang bisa menyebabkan keracunan pada hati.

 
Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan selain Menjaga Kesehatan Jantung, juga untuk, Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol, Mencegah Flu.

Lalu menurunkan Risiko Osteoartritis, Mengurangi Risiko Kanker Paru, Mencegah Alzheimer dan Demensia, Memberikan Efek Detoksifikasi, dan Meningkatkan Kesehatan Tulang.

Baca juga: 8 Komplikasi Diabetes Melitus Paling Berbahaya, Serang Organ Jantung dan Ginjal

Ketujuh, Teh Hijau

Teh Hijau
Teh Hijau (Istimewa)

Mengutip dari situs Healthline, studi klinik membuktikan bahwa mengonsumsi teh hijau sebanyak 5-6 cangkir per hari bisa menjaga kesehatan jantung.

Sementara hasil penelitian Western University of Health Sciences menyatakan, teh hijau yang diminum 10 cangkir sehari ampuh turunkan kolesterol jahat penyebab penyakit jantung.

Kandungan senyawa Epigallocatechin gallate (EGCG) dalam teh hijau yang memberi rasa pahit, disebut-sebut kaya manfaat dan berfungsi sebagai antioksidan.

Sedangkan antioksidan tersebut sangat berguna untuk menangkal radikal bebas yang membahayakan kesehatan jantung serta berkhasiat antikanker.(*/tribunbatam.id)

BACA JUGA BERITA TERBARU TRIBUNBATAM.id di GOOGLE NEWS, klik di sini

Penulis: Filemon Halawa
Editor: Filemon Halawa
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved