Breaking News:

BATAM TERKINI

JABATAN Ex-Officio Berakhir 2024, Ini Tanggapan Rudi Soal Penggabungan Wilayah FTZ Kepri

Pemberlakuan PP 41/2021 itu akan membuat 4 wilayah FTZ, yaitu Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun terintegrasi. Ini tanggapan Kepala BP Batam.

TRIBUNBATAM.id/ROMA ULY SIANTURI
Kepala BP Batam HM Rudi angkat bicara soal pemberlakuan PP 41/2021. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Rencana penggabungan Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Bintan dan Karimun tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 2021.

Meski demikian informasi teknis dan waktu penggabungan KPBPB tersebut masih belum diketahui oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Saat diwawancarai, Rudi menyatakan penggabungan tiga kawasan itu adalah rencana yang sudah lama.

"Sebelum ditetapkannya ex officio itu kan memang sudah mau digabungkan. Dengan PP 41/2021 itu akan terintegrasi 4 wilayah FTZ, yaitu Batam, Bintan, Tanjungpinang, dan Karimun," ujar Rudi.

Rudi belum mengetahui kapan tepatnya penggabungan tersebut akan dilaksanakan.

Hanya saja, dia enggan berbicara banyak terkait integrasi teknis penggabungan tiga kawasan, Batam, Bintan dan Karimun.

"Saya belum tahu kapan penggabungannya, yang saya tahu, kalau tak salah, jabatan ex officio selesai tahun 2024," tambah Rudi.

Namun, pihaknya menyatakan bahwa ada banyak sekali manfaat yang dapat diimplementasikan melalui PP Nomor 41 Tahun 2021, khususnya masalah kemudahan dan percepatan perizinan. 

Urus Perizinan Bakal Lebih Mudah

Ketua Apindo Batam, Rafki Rasyid, menyambut baik diterbitkannya PP Nomor 41 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB).

Halaman
123
Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved