Jumat, 1 Mei 2026

PM Malaysia Muhyiddin Yassin Menerima Dosis Pertama Vaksin Covid-19

Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menerima dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech, Rabu, (24/2/2021). Hal ini sekaligus meresmikan dimulainya ..

Tayang:
Channel News Asia
PM Malaysia Muhyiddin Yassin menerima dosis pertama vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech pada Rabu, (24/2/2021). (Foto: Departemen Informasi Malaysia) 

TRIBUNBATAM.id, KUALA LUMPUR - Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin menerima dosis pertama vaksin Pfizer-BioNTech, Rabu, (24/2/2021). 

Hal ini sekaligus meresmikan dimulainya program vaksinasi skala nasional Covid-19 di negara itu. 

Pejabat tinggi Malaysia lainnya yang menerima suntikan vaksin di kantor kesehatan di Putrajaya adalah direktur jenderal Kementerian Kesehatan, Noor Hisham Abdullah dan para tenaga medis. 

Usai menerima suntikan, mereka harus menjalani periode observasi selama 30 menit untuk melihat kemungkinan reaksi negatif. 

Muhyiddin yakin dengan manfaat dari vaksin ini untuk mencegah penularan Covid-19

"Oleh karena itu saya menghimbau semua warga negara Malaysia dan mereka yang tinggal di Malaysia, yang kami putuskan akan divaksinasi gratis, untuk maju dan mendaftar di (aplikasi) MySejahtera sehingga giliran anda untuk menerima vaksin dapat diatur," katanya seperti dikutip dari Channel News Asia, Rabu, (24/2/2021). 

Rencananya, ia akan menerima dosis kedua pada 17 Maret mendatang. 

Program vaksinasi nasional dimajukan mulai Jumat menyusul penyerahan 312.390 dosis vaksin Pfizer-BioNtech pekan lalu. 

Sebanyak 182.250 dosis vaksin lainnya akan tiba di Malaysia pada hari ini, kata Menteri Koordinator Program Imunisasi Covid-19 Nasional, Khairy Jamaluddin.

Hingga Selasa, Malaysia mencatat total 288.229 kasus Covid-19 dan 1.076 kematian. 

Program vaksinasi di Malaysia dibagi menjadi tiga fase, dimulai dengan tenaga medis dan non-medis dari Februari hingga April. 

Baca juga: Virus Corona di AS Tewaskan Lebih dari 500.000 Orang, Terparah Sejak Pandemi Influenza 1918

Fase kedua, yang berlangsung dari April hingga Agustus, dikhususkan bagi lansia usia di atas 65 tahun dan kelompok berisiko tinggi lainnya. 

Adapun fase terakhir, dari Mei hingga Februari tahun depan, ditargetkan pada populasi umum dewasa berusia 18 tahun ke atas. 

Pendaftaran vaksinasi covid-19 akan dimulai pada 1 Maret. 

Vaksin akan diberikan secara gratis bagi seluruh warga Malaysia dan pendatang yang tinggal di negara tersebut.

Secara keseluruhan, Malaysia telah mendapatkan 66,7 juta dosis vaksin per Februari 2021. 

Selain Pfizer-BioNTech, mereka juga memperoleh vaksin dari AstraZeneca Inggris, Institut Penelitian Gamaleya Rusia, Sinovac Biotech dan CanSino Biologics China.

Vaksin Sinovac dikabarkan tiba pada akhir bulan, dan vaksin AstraZeneca pada Maret mendatang. 

Dari lima vaksin itu, sejauh ini baru vaksin Pfizer-BioNTech yang telah mendapat persetujuan regulasi untuk digunakan di Malaysia. (*)

Simak berita Tribunbatam.id lainnya di Google News

Baca juga: Pertamina Patra Niaga Batam Gelar Donor Darah dan Plasma Konvalesen, Ini Tujuannya

Baca juga: 5 Star Hotels in Batam Offer Weekend Seafood Buffet Packages

Baca juga: 53 SMP Sederajat di Batam Memenuhi Syarat Gelar Belajar Tatap Muka

Baca juga: Montigo Resort Batam Gelar Lomba Foto Instagram Berhadiah Menginap Gratis 2 Hari 1 Malam

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved