Breaking News:

BATAM TERKINI

DPRD Batam Soroti Lokasi Parkir Gratis di Pusat Perbelanjaan, Minta Pemko Evaluasi Kebijakan

Komisi II Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menyoroti retribusi parkir dari tempat perbelanjaan yang menerapkan parkir gratis.

TRIBUNBATAM.id/PERTANIAN SITANGGANG
Suasana di parkir di SP Plaza, lokasi ini salah satu di Batam yang menerapkan parkir gratis 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Komisi II Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam menyoroti retribusi parkir dari tempat perbelanjaan yang menerapkan parkir gratis.

Pasalnya, sampai saat ini tidak ada transparansi dari pemerintah Kota Batam, mengenai besaran parkir yang diterima dari lokasi yang menerapkan parkir gratis.

Anggota Komisi II DPRD Kota Batam, Rubina Situmorang mengatakan, pemerintah Kota Batam harus meninjau kembali mengenai lokasi yang menerapkan parkir gratis.

"Dinas terkait, harus melakukan pengecekan ke lokasi. Mungkin dulu sepi sekarang seperti apa," kata Rubina, Jumat (26/2/2021).

Dia menjelaskan, saat ini banyak lokasi yang menerapkan parkir gratis.

Sementara fakta di lapangan lokasi tersebut sangat padat.

"Jadi uang parkir yang harus disetor oleh pengelola harus sesuai dengan kondisi di lapangan," katanya.

Rubina mengatakan, selama ini pendapatan dari retribusi parkir, sangat kecil.

Baca juga: Syarat Rumit Tarif Selangit, DPRD Batam Minta Standarisasi Tarif dan Prosedur Pemasangan Meteran Air

Bahkan yang parahnya retribusi target retribusi parkir tidak pernah tercapai.

"Ini menjadi tanda tanya besar, jadi pemerintah harus melakukan evaluasi kembali mengenai penarikan uang parkir. Terlebih lagi melakukan evaluasi terhadap  lokasi-lokasi yang menerapkan parkir gratis,"kata Rubina.

Di menjelaskan jika dilihat dari kondisi dan jumlah kendaraan yang ada di Kota Batam, maka target penarikan uang parkir harus bisa dapat dua kali lipat.

"Ini malah minus, target tidak tercapai. Ini perlu di evaluasi,"kata Rubina.

Dia mengatakan, penerapan uang parkir harus berlaku sama, bagi semua orang, khususnya pengelola lokasi atau pusat perbelanjaan dan pusat keramaian.

"Jadi kalau ada pengelola lokasi yang menerapkan parkir gratis, berarti biaya parkir di bebankan kepada pengelola. Sekarang pertannyaannya, berapa uang parkir yang disetor, apakah sesuai dengan kondisi di lapangan," kata Rubina. (TRIBUNBATAM.id/Ian Sitanggang)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Penulis: Pertanian Sitanggang
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved