Breaking News:

BATAM TERKINI

Syarat Rumit Tarif Selangit, DPRD Batam Minta Standarisasi Tarif dan Prosedur Pemasangan Meteran Air

DPRD Batam meminta ada standarisasi tarif dan prosedur pemasangan meteran air. Hal itu menyusul keluhan warga soal rumitnya syarat pasang meter air.

TRIBUNBATAM.id/HENING SEKAR UTAMI
Anggota Dewan dari Komisi I DPRD Kota Batam tengah mengisi rapat dengar pendapat umum (RDPU) tentang Prosedur Pemasangan Meteran Air Baru di Kavling Siap Bangun (KSB) kawasan Sagulung, Jumat (26/2/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Pemasangan  meteran air masih menemui kendala pelik bagi sejumlah warga Kecamatan Sagulung, Batam.

Selain karena persyaratannya yang cukup rumit, pengerjaan pemasangan meteran juga kerap berjalan lamban, serta tarif selangit yang dibebankan tanpa standarisasi.

Ketua RW 16 Kelurahan Sei Pelenggut, Junaidi, mengeluhkan pemasangan meteran air di sekitar lingkungan RW-nya masih mengalami kendala akibat lamanya waktu pemasangan.

"Pemasangannya lambat, ada yang menunggu paling cepat enam bulan, bahkan sampai satu tahun lebih," ujar Junaidi di dalam rapat.

Proses pemasangan yang lambat tersebut, menurut keterangan Junaidi, dikarenakan stok meteran yang terbatas dari pihak perusahaan penyedia.

Padahal umumnya, durasi mengurus pemasangan meteran air membutuhkan waktu sekitar dua minggu saja.

Di samping itu, tarif yang dibebankan untuk pemasangan juga kian bertambah dari tahun ke tahun. Kenaikan tarif pemasangan meteran air ini sangat dirasakan oleh masyarakat yang di masa Covid-19 ini juga mengalami penurunan kemampuan ekonomi.

"Tiga minggu lalu saja sudah Rp 5.500.000 tarifnya, itu menjadi kendala bagi masyarakat," ungkap Junaidi.

Berbagai keluhan masyarakat itu ditampung dalam forum Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) perihal Prosedur Pemasangan Meteran Air Baru di Kavling Siap Bangun (KSB) kawasan Sagulung, Jumat (26/2/2021).

Pertemuan ini difasilitasi oleh Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam dengan turut mengundang perwakilan ketua RT, ketua RW, Lurah Sei Lekop, Lurah Sei Pelenggut, beserta perwakilan Camat Sagulung.

Baca juga: 14 Pasien Covid-19 Sembuh, Kecamatan Batu Ampar dan Bulang Berstatus Zona Hijau

Halaman
12
Penulis: Hening Sekar Utami
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved