Jumat, 29 Mei 2026

Desa Ini Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau, Pemerintah Lepas Tangan !

Desa ini memiliki 3.000 istri yang kompak menjanda setelah mengklaim para suami mereka tewas di dalam hutan menjadi mangsa harimau

Tayang:
ist
Desa Ini Dihuni 3.000 Janda, Para Suami Tewas Diterkam Harimau, Pemerintah Lepas Tangan ! Foto cuma ilustrasi 

Tergiur upah besar

Mereka tergiur karena bekerja di hutan dapat menghasilkan hingga 700 rupee (Rp 136.000) dalam sehari,

dibandingkan pendapatan sebagai pekerjaan buruh yang hanya 200 rupee (Rp 39.000).

Mereka kemudian memasuki area terlarang,

menempatkan diri mereka dalam bahaya diserang harimau bengal yang terancam punah.

Baca juga: Cinta Segitiga Janda Dengan 2 Kakek, Kepergok Lakukan Hubungan Terlarang, Dipukul Hingga Sekarat

Baca juga: Reaksi Natalius Pigai Bertemu Abu Janda: Rasisme Harus Lawan dengan Akal Sehat, Bukan Emosional

Dan bakau di hutan merupakan habitat penting bagi harimau.

Kasus dugaan mesum yang melibatkan IL (33), seorang Imam Kampung di Tangsilama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang dengan LI (39), janda beranak empat berakhir di pelaminan
Kasus dugaan mesum yang melibatkan IL (33), seorang Imam Kampung di Tangsilama, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang dengan LI (39), janda beranak empat berakhir di pelaminan (Serambinews.com/Istimewa)

Dari 60.000 pekerja di hutan, Chatterjee mengatakan bahwa hanya seperempat dari mereka yang memiliki izin untuk bekerja.

Oleh karena itu, orang-orang yang tidak memiliki izin bekerja dianggap sebagai pekerja ilegal.

Para istri mendadak janda takut melapor jika ada serangan harimau yang mematikan.

"Mereka tidak meminta kompensasi karena takut akan tindakan hukum.

Mereka bahkan takut melaporkan kematian," ujar Chatterjee.

Baca juga: AMBYAR! Bayaran Mahal Abu Janda Sebagai Influencer Jokowi Dibongkar, Roy Suryo: Influencer Piaraan

Baca juga: Detik-detik Penembakan di Hari Pernikahan, Pengantin Wanita Jadi Janda karena Suami Tewas

Dianggap ilegal

Para suami yang pulang kampung, kerja demi upah besar itu kini dianggap ilegal.

Para istri mendadak janda pun hanya bisa gigit jari.

Sebab, pemerintah setempat mengangap para suami yang jadi korban terkaman harimau sebagai pekerja ilegal.

Harimau masuk pemukiman di sebuah desa di Petaling Jaya, kota dekat Kuala Lumpur, viral di media sosial.
Harimau masuk pemukiman di sebuah desa di Petaling Jaya, kota dekat Kuala Lumpur, viral di media sosial. (screengrab)
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved