BATAM TERKINI
HANYA 166 Orang Tinggalkan Batam Naik KM Kelud, Orang Datang Capai 665 Penumpang
Hari ini, Rabu (3/3/2021) penumpang yang datang ke Batam lebih banyak dibandingkan dengan penumpang yang hendak meninggalkan Batam.
Penulis: ronnye lodo laleng |
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sebanyak 166 orang meninggalkan Batam menggunaan KM Kelud.
Jumlah ini tergolong sangat sedikit jika dibandingkan dengan penumpang yang datang ke Batam yakni sebanyak 665 orang.
Salah satu staf Operasional Pelni cabang Batam Alexander mengakui jika untuk hari ini saja penumpang yang datang lebih banyak dibandingkan dengan penumpang yang hendak meninggalkan Batam.
"Kita tidak tahu apa penyebab pastinya, kemungkinan besar yang datang hari ini adalah penumpang yang sering keluar masuk Batam untuk kepentingan bisnis," ujar Alexander saat ditemui wartawan TRIBUNBATAM.id, (3/3/2021) sore.
Salah satu penumpang Kapal Kelud bernama Hafis (22) warga Batu Aji mengakui hari ini ia hendak ke Jakarta untuk memenuhi panggilan untuk bekerja di salah satu Perusahaan Elektronik di Bogor, Jawa Barat.
"Mau kerja ke Bogor Mas, di Batam sudah berusaha melamar namun hingga saat ini belum juga dipanggil, mungkin belum rezeki untuk di Batam," kata Hafis.
Hafis memilih angkutan laut karena barang bawaan yang ia bawa cukup banyak.
"Jika naik pesawat wah bisa langsung bangkrut saya," keluh Hafis.
Pantauan TRIBUNBATAM.id di sekitar ruang tunggu pelabuhan Batu Ampar terlihat suasana sangat renggang, situasi ini terjadi di dalam ruangan tunggu hingga di luar ruang tunggu.
Didepan pintu masuk ruang tunggu terlihat beberapa calon penumpang Kelud sedang melakukan antrian guna melakukan pemeriksaan surat rapid test antigen dan juga tes suhu tubuh.
Sedangkan didalam ruang tunggu terpantau beberapa petugas Bea dan Cukai sedang mengarahkan anjing pelacak untuk melacak barang bawaan penumpang sebelum masuk ke X-Ray.
Terlihat suasana aman dan terkendali dari awal hingga semua penumpang tinggalkan ruang tunggu.
Sempat Dihadang Ombak Beras
Kapal Motor (KM) Kelud bersandar di pelabuhan Batu Ampar Batam, Rabu (3/3/2021) siang.
KM Kelud tiba di pelabuhan Batu Ampar pada pukul 13.35 WIB dari pelabuhan Belawan Medan Sumatera Utara dengan membawa penumpang sebanyak 715 orang.
665 orang turun di pelabuhan Batu Ampar dan 50 lainnya merupakan penumpang lanjutan dengan tujuan pelabuhan Tanjungpriok Jakarta.
Pada pelayaran kali ini KM Kelud molor satu jam lebih jika disesuaikan jadwal yang ditetapkan yakni pada pukul 12.00 WIB.
"Ia agak molor karena ombaknya agak besar semalam," ujar salah satu Crew kapal berinisial RB.
"Cuaca saat ini belum begitu normal, namun secara keseluruhan sudah mulai membaik, semalam ombak agak besar sehingga kapal sedikit meleset sesuai jadwal awal," kata RB.
Menurutnya, selama dalam pelayaran kapal Kelud tenang dan tidak ada hambatan yang berarti, hanya sekitar 2 jam saja terjadi ombak besar di laut lepas.
Sementara itu hal yang sama juga di sampaikan oleh seorang penumpang kapal Kelud bernama Anas (25) ia mengatakan, selama perjalanan ombak dan angin tenang meski sekitar beberapa jam ada gangguan sedikit.
"Semalam sempat terjadi ombak besar namun ngak lama, biasanya kalau ada ombak pasti kapal oleng nah untuk semalam tidak terlalu oleng," ujar Anas.
Anas datang dari pelabuhan Belawan bersama rekannya yang lain.
Baca juga: Beruntungnya Jadi Pelajar di Anambas, Pemda Biayai Transportasi Laut Siswa ke Sekolah
"Saya setiap bulan sekali pasti pulang ke Medan, biasalah Bang saya lagi buka usaha pakaian seken kecil-kecilan," imbuhnya.
Menurutnya sejak pandemi Covid-19 ia mulai mencoba berjualan pakaian seken ke kampung halamannya di Medan.
"Ya gimana lagi saat ini cari kerja saja susah ya terpaksa kita harus bisa membaca situasi dan kondisi di lapangan, apapun kita mencoba melakoni untuk bertahan hidup," sambung Anas.
Pantauan Wartawan Tribun Batam disekitar pelabuhan terlihat para penumpang memadati lokasi pelabuhan.
Para penumpang turun lewat tangga dek 4 sebelah kiri dan juga dek 5 sebelah kiri.
Sebagian besar penumpang membawah koper kosong berukuran besar.
Belakang koper-koper tersebut diketahui merupakan koper yang sebelumnya digunakan untuk mengisi pakayan seken dari Batam untuk dijual kembali di Medan Sumatra Utara.
Beberapa petugas Polsek kawasan pelabuhan Batu Ampar dan juga petugas Ditpam sedang berjaga-jaga di tangga turun dek 4.
Seperti biasa buru bagasi sibuk naik - turun kapal untuk mengangkut barang milik penumpang.
Sekira pukul 14.30 WIB semua penumpang meninggalkan pelabuhan dan calon penumpang yang hendak berangkat sudah mulai diperbolehkan naik ke atas kapal.
KM. Kelud sudah di berangkatkan kembali ke pelabuhan Tanjungpriok Jakarta pada pukul 15.00 WIB tadi. Tidak ada hambatan berarti bagi penumpang yang hendak naik dan juga turun. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/03032021km-kelud-di-batuampar.jpg)