Jangan Sepelekan, Ini 5 Komplikasi TBC yang Perlu Diwaspadai dan Ikuti Cara Mencegah
Tuberkulosis ( TBC). Salah satu penyakit di Indonesia yang mematikan. infeksi TBC biasanya menyebar di antara anggota keluarga yang tinggal serumah.
TRIBUNBATAM.id - Salah satu penyakit di Indonesia yang mematikan adalah Tuberkulosis ( TBC).
Adalah penyakit yang disebabkan oleh sejenis bakteri yang disebut Mycobacterium tuberculosis.
Bakteri Mycobacterium tuberculosis dapat menyebar ketika seseorang dengan penyakit TBC aktif di paru-parunya batuk atau bersin dan orang lain menghirup droplet yang mengandung kuman tersebut.
Meskipun TBC menyebar dengan cara yang mirip dengan pilek atau flu, penyakit ini tidak mudah menular.
Melasir NHS, Anda harus menghabiskan waktu yang lama ( beberapa jam) dalam kontak dekat dengan orang yang terinfeksi TBC untuk tertular sendiri.
Baca juga: BUKAN MITOS! Waspadai Mata Kedutan Menurut Medis, Karena Bisa Stres hingga Penyakit tertentu
Misalnya, infeksi TBC biasanya menyebar di antara anggota keluarga yang tinggal serumah.
Sangat kecil kemungkinannya bagi Anda untuk terinfeksi dengan duduk di samping orang yang terinfeksi, misalnya di bus atau kereta api.
Perlu dipahami juga, bahwa tidak semua penderita TBC menular.
Anak dengan TBC atau orang dengan infeksi TBC yang terjadi di luar paru ( TB ekstra paru) tidak menularkan infeksi.
Baca juga: Metode Pengobatan Penyakit Jantung, Cukup 30 Menit Sehari Kamu Niscaya Sehat
Siapa yang paling berisiko terkena TBC?
Pada kebanyakan orang sehat, sistem kekebalan tubuh mampu menghancurkan bakteri penyebab TBC.
Tetapi dalam beberapa kasus, bakteri dapat menginfeksi tubuh tetapi tidak menimbulkan gejala apapun. Kondisi ini dapat disebut sebagai TBC laten.
Sedangkan, apabila infeksi mulai menimbulkan gejala dalam beberapa minggu, bulan atau bahkan tahun, dapat disebut sebagai TBC aktif.
Melansir Medical News Today, hingga 10 orang dengan TB laten pada akhirnya dapat mengembangkan TBC aktif beberapa tahun setelah infeksi awal.
Baca juga: AWAS! 5 Ciri-ciri Fisik Ini Jadi Tanda Penyakit Jantung, Bengkak hingga Kepala Botak
Hal ini biasanya terjadi baik dalam satu atau dua tahun pertama infeksi, atau ketika sistem kekebalan melemah. Misalnya, jika seseorang harus menjalani pengobatan kemoterapi untuk kanker.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/ilustrasi-45.jpg)