DEMO DI DPRD BATAM
Kelompok Massa Bergerak ke bright PLN Batam, Buntut Penahanan 3 Pekerja Proyek SUTT
Massa yang mendatangi bright PLN Batam untuk menuntut kejelasan aturan yang mereka tetapkan kepada 3 pekerja kontraktor proyek SUTT.
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Sejumlah kelompok massa mendatangi kantor bright PLN Batam.
Kedatangan mereka untuk menuntut kejelasan terkait sejumlah aturan kontrak kerja yang dijalankan oleh tiga orang pekerja kontraktor yang ditahan di Polsek Batam Kota.
Sebelum ke kantor bright PLN ini, mereka sebelumnya menggelar aksi di DPRD Batam dan mendatangi Polsek Batam Kota.
"Kami mau ke kantor PLN Batam, untuk menuntut kejelasan aturan-aturan yang mereka tetapkan," jelas perwakilan kelompok massa, Abdullah Yusuf, Selasa (9/3/2021).
Sejumlah warga sebelumnya menuntut agar pengusutan atas dugaan kasus pengeroyokan yang dilakukan oleh tiga orang pekerja proyek SUTT bright PLN Batam di Perumahan Bandara Mas dihentikan.
Tiga orang pekerja proyek ini telah ditahan sejak 2 Maret 2021 yang lalu atas dugaan pengeroyokan.
Massa pendemo sempat mendatangi Polsek Batam Kota beberapa kali dalam hal ini.
"Kami minta kasus adik-adik kami yang ditahan di Polsek Batam Kota itu berhenti," ujar salah seorang orator demo.
Usai berdemo dengan tuntutan berbeda di Gedung DPRD Kota Batam, massa aksi pun beralih mendatangi kantor bright PLN Batam.
Sementara bright PLN Batam mengatakan terkait penolakan warga yang beranggapan bahwa pembangunan jaringan transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi atau SUTT 150 KV akan menimbulkan radiasi telah terjawab pada pengadilan.
Dalam sidang gugatan yang begulir Kamis (11/2/2021), sejumlah saksi ahli dihadirkan.
Salah satunya Prof Dr. Ir. Bambang Anggoro dari bidang Teknik Tegangan Tinggi dari Institut Teknologi Bandung.
Baca juga: bright PLN Batam Bantah Kirim Preman Jaga Lokasi Pembangunan SUTT
Baca juga: Perusahaan Swasta Halangi Pembangunan Jaringan Listrik di Galang, bright PLN Diminta Lapor Polisi
Bambang menyebutkan penolakan warga sebagai hal yang wajar. Soalnya masyarakat belum sepenuhnya mengetahui dampak dari radiasi tower SUTT.
"Timbul dugaan hal negatif, padahal tidak seperti itu," ucapnya.
Bambang mengatakan untuk jenis saluran tinggi di Indonesia ada dua. Pertama, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) dengan tegangan hingga 500 KV, jenis ini biasa digunakan di Pulau Jawa.
Hal itu karena pembangkit listrik yang berkapasitas besar banyak terdapat di daerah Jawa Timur sedangkan pemakaian terbanyak berada di daerah Jawa Barat.
Kedua, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) yang saat ini tengah dibangun di Kota Batam oleh bright PLN Batam.
Dijelaskannya SUTT punya tegangan yang lebih kecil dan jaraknya juga tidak jauh.
Dalam pengertian kedua jenis pengantar listrik tersebut sudah merujuk pada aturan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Dimana aturan dalam pembangunannya tidak boleh berdampak negatif pada lingkungan
"Lingkungan yang dimaksud bukan hanya manusia, melainkan juga tumbuhan dan binatang sekitar," ujarnya.
Dalam peraturan WHO untuk tegangan listrik dibawah titik pengukuran tidak boleh lebih dari 5 Kv/m.
Untuk radiasi yang disebabkan oleh medan listrik dan magnet itu tetap ada. Akan tetapi hanya mengeluarkan daya yang terbilang kecil dan tidak membahayakan apabila dilingkungan tersebut terdapat kehidupan.
Sementara itu, Indonesia terkait pembangunan tower masih mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh WHO. Sehingga tidak perlu dikhawatirkan.
"Ahli kontruksi PLN pasti mengikuti aturan-aturan tersebut," ujar Bambang.
Untuk tegangan tersebut juga sudah diukur di bawah saluran dan di tempat yang kosong.
Semakin jauh dari titik pengukuran, tegangan atau medan magnet dan listrik itu semakin kecil
Dalam perancangan pembangunan SUTET maupun SUTT dibuat tinggi agar mengurangi Medan Magnet dan Listrik, bila terjadi petir.
Masyarakat yang berada di daerah terdekat dengan tower akan sedikit lebih aman.
Sebab, SUTET dan SUTT memiliki gorund yang terletak pada kawat paling atas.
Yang memiliki fungsi sebagai pelindung sambaran petir.
"Dari keahlian saya bahwa SUTET maupun SUTT itu aman 100 persen," ucapnya.
Corporate Secretary bright PLN Batam Kishartanto Purnomo Putro mengatakan peningkatan keandalan merupakan mandat yang diberikan oleh pemerintah kepada PLN Batam.
Pasalnya bright PLN Batam memiliki tanggung jawab untuk menyediakan listrik setiap waktu dengan kualitas yang baik, meminimalisir pemadaman, sehingga kelancaran pasokan menjadi kunci utama dalam pelayanan.
“Sesuai dengan peran bright PLN Batam sebagai pelayan kebutuhan publik akan energi listrik, kami terus berupaya memenuhi dan meningkatkan pasokan listrik di Kota Batam”, ujar Tanto.
Sementara untuk bergerak maju, lanjutnya, Bright PLN Batam juga bertanggung jawab untuk mewujudkan rasio elektrifikasi hingga 100 persen di seluruh wilayah Indonesia termasuk di wilayah Batam.
Sebagai penyedia energi listrik utama di wilayah Batam, bright PLN Batam terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk pasokan yang lebih andal di wilayah kerjanya.
Salah satu pembangunan infrastruktur tersebut adalah sistem transmisi Saluran Udaran Tegangan Tinggi (SUTT) 150 KV Batu Besar-Nongsa yang sedang berjalan.
Pembangunan infrastruktur ini merupakan proyek strategis yang memiliki peran penting dalam meningkatkan mutu keandalan listrik yang disajikan bright PLN Batam kepada masyarakat di wilayah Batam, khususnya di Batam Center, Batu Besar, Nongsa dan sekitarnya.
“Kami terus berkomitmen untuk menyelesaikan proyek infrastruktur kelistrikan guna meningkatkan keandalan pasokan listrik,” tuturnya lagi.
Tanto mengatakan saat ini bright PLN Batam telah menyelesaikan pembangunan Gardu Induk (GI) Nongsa yang siap menerima beban.
GI Nongsa akan memperkuat pasokan listrik dengan membantu penyaluran daya dari GI Batu Besar yang saat ini sudah overload (kelebihan beban).
“Kebutuhan listrik di sekitar Batam Center hingga Nongsa terus meningkat, dengan beroperasinya transmisi SUTT 150 KV Batu Besar-Nongsa ini kami harapkan bisa mengurangi beban Gardu Induk Batu Besar yang saat ini sudah mulai overload,” ujarnya.(*/TribunBatam.id/Hening Sekar Utami/Roma Uly Sianturi)
Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/0903demo-di-kantor-dprd-batam.jpg)