Senin, 4 Mei 2026

Peledak Militer Guncang Permukiman Warga, 20 Tewas 600 Luka-luka Gegara Aksi 'Bakar-bakar' Petani

Detik-detik mengerikan empat ledakan beruntun terekam kamera berasal dari gudang penyimpanann alat peledak militer menewaskan 20 orang dan 600 terluka

Tayang:
TVGE via AP
Peledak Militer Guncang Permukiman Warga, 20 Tewas 600 Luka-luka Gegara Aksi 'Bakar-bakar' Petani 

TRIBUNBATAM.id - Peledak Militer Guncang Permukiman Warga, 20 Tewas 600 Luka-luka Gegara Aksi 'Bakar-bakar' Petani.

Detik-detik mengerikan empat ledakan beruntun terekam kamera.

Ledakan ini berasal dari gudang penyimpanann alat peledak militer.

Gudang itu tesambar api yang berasal dari api yang dibiarkan berkobar oleh petani.

Sedikitnya 20 orang tewas dan 600 lainnya mengalami luka-luka dari insiden mengerikan ini.

Baca juga: Berhasil Mendarat, Masih Ingat Pesawat Garuda Ini justru Meledak dan Terbakar Hebat, Puluhan Tewas

Baca juga: Pesantren Al Ikhsan Pekanbaru Meledak, Warga Ketakutan, Suara Terdengar Radius 1 Kilometer

Baca juga: Kisah Letnan Muda Herbert Jones: Tinggalkan Aku Sendiri! Keluar dari Sini Sebelum Magazine Meledak!

Empat ledakan tak disengaja ini mengguncang kamp militer di Guinea Ekuatorial pada Ahad (7/3/2021).

Video yang ditayangkan TVGE menunjukkan bagaimana gedung-gedung terbakar dan rata dengan tanah,

dalam radius yang luas di sekeliling kamp Nkoa Ntoma, ibu kota perekonomian Bata.

Tangkapan layar dari video TVGE menunjukkan kepulan asap membubung tinggi ke angkasa, dampak empat ledakan besar di kamp militer kota Bata, Guinea Ekuatorial, Minggu (7/3/2021). Insiden ini menewaskan sedikitnya 20 orang dan 600 lainnya luka-luka
Tangkapan layar dari video TVGE menunjukkan kepulan asap membubung tinggi ke angkasa, dampak empat ledakan besar di kamp militer kota Bata, Guinea Ekuatorial, Minggu (7/3/2021). Insiden ini menewaskan sedikitnya 20 orang dan 600 lainnya luka-luka (TVGE via AP)

Kepulan asap hitam pun membubung tinggi ke langit.

Anak-anak dan orang dewasa terlihat diselamatkan dari puing-puing reruntuhan,

dan di rumah sakit Bata pasien yang terluka terbaring di lantai menunggu perawatan.

Kementerian Kesehatan dalam twitnya mengingatkan,

masih banyak warga yang bisa jadi masih tertimpa reruntuhan.

Baca juga: JUMLAH Pasien Corona di Batam Meledak, Sehari Tambah 119 Kasus Baru, 101 Kasus Berstatus OTG

Baca juga: Ramalan Zodiak Hari Senin 2 November 2020, Gemini Masalah Keuangan, Pisces Kemarahan Meledak

Baca juga: VIDEO - 75 Rumah Warga di Sumbawa Terbakar Gegara Aki Meledak

Presiden Teodoro Obiang Nguema mengatakan,

insiden itu terjadi setelah petani membiarkan api berkobar di luar kendali,

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved