Breaking News:

BATAM TERKINI

Lahan Makam di Batam Menipis, DPRD Minta Pemerintah Siapkan Lahan di Kabil Nongsa

DPRD Batam meminta Pemko Batam dan BP Batam bergerak cepat merealisasikan lahan makam di Kabil, Kecamatan Nongsa.

TribunBatam.id/Hening Sekar Utami
Lahan Makam di Batam Menipis, DPRD Minta Pemerintah Siapkan Lahan di Kabil Nongsa. Foto Wakil Ketua II DPRD Batam, Ruslan M Ali Wasyim, memimpin RDPU Gabungan tentang lahan permukiman dan pemakaman, Jumat (12/3/2021). 

BATAM, TRIBUNBATAM.id - Wakil Ketua II DPRD Kota Batam, Ruslan Ali Wasyim mendesak Pemko Batam dan Badan Pengusahaan atau BP Batam menyediakan alokasi lahan khusus untuk pembangunan Tempat Pemakaman Umum/ TPU di kawasan Kabil, Kecamatan Nongsa.

Ini disampaikan pimpinan DPRD Batam itu setelah memfasilitasi pertemuan ketiga antara warga Kampung Panau, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa dengan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan (Perkimtan) serta BP Batam.

Melalui rapat tersebut, DPRD Batam menampung aspirasi warga Kabil tersebut tentang kebutuhan tersedianya lahan pemakaman di sekitar permukiman tersebut.

Atas keluhan masyarakat ini, Ruslan pun mendorong agar pemerintah segera memperjelas status lahan yang akan dijadikan pemakaman tersebut.

"Lokasinya di dekat bundaran Pertamina Tongkang, Punggur, rencananya 25 hektar akan diajukan untuk pemutihan.

Krisis Lahan Makam di Batam, Warga Kampung Panau Nongsa Minta 15 Hektare Jadi TPU. Foto Rapat dengar pendapat umum (RDPU) Gabungan DPRD Kota Batam terkait permasalahan lahan pemukiman dan pemakaman, Jumat (12/3/2021).
Krisis Lahan Makam di Batam, Warga Kampung Panau Nongsa Minta 15 Hektare Jadi TPU. Foto Rapat dengar pendapat umum (RDPU) Gabungan DPRD Kota Batam terkait permasalahan lahan pemukiman dan pemakaman, Jumat (12/3/2021). (TribunBatam.id/Hening Sekar Utami)

Sekitar 15 hektare mungkin untuk permukiman dan 10 hektar lainnya untuk TPU," jelas Ruslan yang memimpin Rapat Dengar Pendapat Umum, Jumat (12/3/2021).

Ketersediaan lahan pemakaman di Batam ini menurutnya sangat mendesak karena wilayah Kabil, Nongsa memiliki pertumbuhan penduduk cukup pesat.

Selain itu, kebanyakan relokasi berada di kawasan tersebut.

DPRD Batam pun mendesak Pemko Batam dan BP Batam untuk menindaklanjuti status lahan ini sesegera mungkin.

Pasalnya, lahan pemakaman di Sambau pun saat ini sudah hampir penuh.

"Kondisi real TPU Sambau sudah stuck, sangat mendesak untuk disediakan titik baru," ujar Ruslan.

Selain lahan pemakaman, Ruslan juga mendorong pembangunan sarana dan pra sarana lainnya di kawasan Kabil, Nongsa.

Salah satunya, fasilitas olahraga yang representatif juga disarankan untuk dibangun.

Baca juga: Krisis Lahan Makam di Batam, Warga Kampung Panau Nongsa Minta 15 Hektare Jadi TPU

Baca juga: Kabar Gembira, BPOM Berikan Diskon 50 Persen Biaya Registrasi Pangan Olahan UMKM

Perjuangan Warga Kampung Panau

Halaman
123
Sumber: Tribun Batam
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved