Minggu, 19 April 2026

TRIBUN WIKI

Apa Itu Ogoh-ogoh? Patung 'Seram' yang Selalu Warnai Hari Raya Nyepi, Ini Maknanya

Apa itu ogoh-ogoh? Patung 'seram' yang selalu warnai Hari Raya Nyepi, ini maknanya.

ISTIMEWA
NYEPI - Apa itu ogoh-ogoh? Patung 'seram' yang selalu warnai Hari Raya Nyepi, ini maknanya. FOTO: ILUSTRASI OGOH-OGOH 

TRIBUNBATAM.id - Apa itu ogoh-ogoh? Patung 'seram' yang selalu warnai Hari Raya Nyepi, ini maknanya.

Perayaan Hari Raya Nyepi umumnya selalu dimeriahkan dengan ogoh-ogoh.

Meski demikian, tahun ini, Hari Raya Nyepi dirayakan tanpa adanya pawai ogoh-ogoh.

Hal ini tak lepas dari situasi pandemi yang masih mewabah.

Ogoh-ogoh biasanya diarak keliling desa pada sore hari, tepatnya sehari sebelum Hari Nyepi.

Dalam kebudayaan Bali, ogoh-ogoh adalah karya seni patung yang menggambarkan kepribadian Bhuta Kala.

Ogoh ogoh dalam perayaan Hari Raya Nyepi
Ogoh ogoh dalam perayaan Hari Raya Nyepi (Tribunnews Wiki)

Melansir Tribunnews Wiki, menurut ajaran Hindu Dharma, Bhuta Kala merepresentasikan kekuatan (Bhu) alam semesta dan waktu (Kala) yang tidak terukur serta tidak terbantahkan.

Bhuta Kala digambarkan sebagai sosok yang besar dan menakutkan.

Bahkan masyarakat Bali menggambarkannya dalam wujud raksasa.

Selain wujud raksasa, ogoh-ogoh sering pula digambarkan dalam wujud makhluk hidup lainnya yang berasal dari Mayapada, Syurga dan Naraka misalnya seperti naga, gajah, dan widyadari (bidadari). 

Ogoh-ogoh ada yang dibuat menyerupai orang-orang terkenal, seperti para pemimpin dunia, artis atau tokoh agama bahkan penjahat.

Terkait hal ini, ada pula yang berbau politik atau SARA walaupun sebetulnya hal ini menyimpang dari prinsip dasar Ogoh-ogoh.

Contohnya adalah ogoh-ogoh yang menggambarkan seorang teroris.

Baca juga: Berikut Pesan Jokowi pada Hari Raya Nyepi 2021 Hari Ini, Ajak Umat Semangat dan Optimisme

Baca juga: Ucapan Selamat Hari Raya Nyepi 1943 Bahasa Inggris dan Bali, Jatuh di Hari Minggu 14 Maret 2021

Baca juga: HARI RAYA NYEPI - Masih Pandemi, Upacara Tawur Agung tak Digelar Sambut Tahun Baru Saka 1943

Fungsi Ogoh-Ogoh

Sebetulnya, fungsi utama ogoh-ogoh adalah sebagai representasi Bhuta Kala yang dibuat menjelang Hari Nyepi.

Kemudian, ogoh-ogoh tersebut nantinya diarak beramai-ramai keliling desa pada senja hari, Pangrupukan, sehari sebelum Hari Nyepi.

Sumber: TribunnewsWiki
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved