KARIMUN TERKINI
Bandara Raja Haji Abdullah Karimun Tampilkan Spot Foto Coastal Area
Bandar udara Raja Haji Abdullah (RHA) Sei Bati, Pamak Kecamatan Tebing kini menampilkan spot foto dengan ikon Karimun yaitu Coastal Area.
Penulis: Yeni Hartati | Editor: Agus Tri Harsanto
BATAM, TRIBUNBATAM.id - Bandar udara Raja Haji Abdullah (RHA) Sei Bati, Pamak Kecamatan Tebing kini menampilkan spot foto dengan ikon Karimun yaitu Coastal Area.
Coastal Area merupakan salah satu menjadi pusat kota di Teluk Air Kabupaten Karimun.
Kepala Bandara RHA Fanani Zuhri menjelaskan tujuan pembentukan spot foto di Bandara RHA dapat mengenalkan dan memberikan gambaran secara singkat kepada pengunjung mengenai icon Kabupaten Karimun.
Serta menjadikan tempat alternatif yang menarik perhatian masyarakat ketika pertama kalinya menginjakkan kakinya ke Kabupaten Karimun yang merupakan Bumi Berazam.
“Ikon di sini (Kabupaten Karimun-red) adalah coastal, jadi maksud kami menyampaikan bahwa daerah ini adalah daerah Kepulauan,” ucap Fanani.
Selain itu, spot foto yang yang melambangkan warna biru dan hijau serta sampan dan pemandangan bawah lautnya juga menyampaikan makna tersendiri.
Ia menambahkan, “Makna sampan tersendiri itu, kita sebagai masyarakat Kabupaten Karimun hidup dengan cara merangkul, dalam arti berkerja bersama-sama,” tambahnya.
“Sementara, di lantainya kita juga mengenalkan bahwa di laut itu banyak biota hidup seperti terumbu karang, ikan, rumput laut, bintang laut serta yang lainnya, dan itu bisa menjadi sumber kehidupan bagi masyarakat Kabupaten Karimun atau foto food,” terangnya.
Selain itu, ia menambahkan adanya slogan masyarakat Kabupaten Karimun yang tidak boleh di hilangkan yaitu Azam di Pasak Amanah di Tegak.
Azam itu sendiri merupakan azam penggerak Kabupaten Karimun, seperti Azam Peningkatan Iman dan Taqwa, Azan Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia, Azam Peningkatan Ekonomi yang Berdimensi Kerakyatan, serta Azam Pengembangan Seni dan Budaya.
Fanani juga menjelaskan sejarah singkat mengenai pembangunan Bandar Udara RHA Sei Bati yang bermula di kelola oleh intanasi Bea dan Cukai sebelum adanya yang sekarang.
"Salah satu memoar yang mengingatkan bandara ini dulunya dikelola oleh Bea Cukai, sehingga sampan di dalam spot foto tersebut, di beri nama Sei Bati yang merupakan nama bandara RHA ini pertama kalinya," Jelasnya Fanani.
Salah satu penumpang Sesti (22) penumpang tujuan Pekanbaru yang merupakan putri daerah Karimun sekaligus sebagai mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di salah satu Universitas di Kota Pekanbaru Provinsi Riau tersebut.
Ia mengaku sangat terkesan dengan perubahan yang terjadi atas pembangunan yang begitu pesat pada Bandar Udara RHA Sei Bati.
“Tentunya sangat menarik perhatian kepada para pendatang dengan adanya spot foto seperti ini,” ucap Sesti.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/1403_bandara-sei-bati.jpg)