Jumat, 1 Mei 2026

Masih Ingat Hidetoshi Nakata? Pemain Bola Jepang Pernah Main di AS Roma, Kini Pengusaha Sake

Masih Ingat Hidetoshi Nakata? Pemain Jepang yang sukses berkarir di Eropa bersama Perugia, Parma, AS Roma hingga Bolton Wanderers, kini jadi pengusaha

Tayang:
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
kolase TRIBUNBATAM.id / foto japantimes
Hidetoshi Nakata, pemain bola Jepang yang jadi pengusaha Sake setelah pensiun dari sepakbola. Nakata pernah main di Liga Italia bersama Perugia, Parma, Bologna, AS Roma hingga Fiorentina 

Titik balik perjalanan Nakata sebagai pesepak bola profesional terjadi di sini, saat berseragam Parma.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang itu tak mampu menunjukkan performa apik seperti dua klub sebelumnya.

Meski mampu menyumbangkan satu gelar Copa Italia pada 2001-2002, Nakata dinilai bermain di bawah performa.

Manajemen Parma akhirnya meminjamkan sang superstar Jepang itu ke Bologna pada 2004.

Hidetoshi Nakata di Bologna
Hidetoshi Nakata di Bologna

Setelah kontraknya tak diperpanjang oleh Parma, Nakata memutuskan untuk hijrah ke Fiorentina.

Sayang dirinya juga tak mampu memberikan kontribusi maksimal untuk klub hingga akhirnya ia dipinjamkan ke klub Inggris Bolton Wanderers.

Semusim membela Bolton, Nakata akhirnya dipulangkan ke Fiorentina.

Hidetoshi Nakata di Fiorentina
Hidetoshi Nakata di Fiorentina

Sialnya, pemain yang nyentrik dengan warna rambut cerah itu tak mendapatkan perpanjangan kontrak.

Keputusan besar pun diambil mantan pemain timnas Jepang ini. 

Setelah gelaran Piala Dunia 2006 di Jerman, Nakata memutuskan untuk mengakhiri karier sebagai pesepak bola profesional.

Ia memilih menyudahi perjalanan karier di dunia yang telah membesarkan namanya itu pada usia yang tergolong muda, 29 tahun.

Nakata mempunyai alasan kuat mengapa dirinya gantung sepatu di usia yang tergolong produktif untuk pesepak bola.

Hidetoshi Nakata di Bolton Wanderers
Hidetoshi Nakata di Bolton Wanderers

"Ketika saya lahir saya tidak dilahirkan untuk menjadi pemain sepakbola, saya dilahirkan untuk menjadi diri saya sendiri," ucap Nakata.

"Jadi sepakbola hanya gairah saya. Saya tidak melihat sepakbola sebagai karier atau impian saya," imbuhnya, dikutip dari SportFEAT.com melansir laporan SCMP.com.

Setelah pensiun dari dunia si kulit bundar, Nakata sibuk dengan bisnis dan pekerjaan barunya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved