Breaking News:

WISATA NUSANTARA

Kisah Petani Madu Situak Ni Loba di Danau Toba, Bermula dari Pembuatan Glodok hingga ke Pasar Luar

Wisata Madu ada di Di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara. Madu Situak Ni Loba ini merupakan produksi salah seorang peternak

Editor: Filemon Halawa
ist via Tribun Medan
Pekerja memanen madu hutan 'Situak Ni Loba' di kawasan Danau Toba. 

SAMOSIR, TRIBUNBATAM.id - Di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara, ada  juga memiliki wisata lain yakni wisata Madu.

Ini juga boleh dibilang merupakan wisata nusantara.

Ya, Madu hutan 'Situak Ni Loba' menjadi salah satu produk andalan di kawasan Danau Toba, Provinsi Sumatera Utara.

Dari informasi yang berhasil dihimpun Tribun Medan, madu ini pemasarannya tidak hanya ditingkat lokal, namun juga sudah merambah ke berbagai Daerah di Indonesia.

Madu Situak Ni Loba ini merupakan produksi salah seorang peternak di Desa Aek Natolu Jaya, Kecamatan Lumban Julu, Kabupaten Toba, Sumatera Utara bernama Jupiter Lumban Julu. 

Pintu Masuk Wisman Bakal Dibuka, Wali Kota Batam Tegaskan Ini ke Pengelola Wisata Nongsa

Di sini, selain bisa membeli madu, kita juga mendapatkan edukasi tentang pemeliharaan lebah dan memanennya sendiri.

Jupiter salah satu petani Madu mengatakan arti dari Situak Ni Loba ini dalam bahasa Indonesia adalah madunya lebah.

"Budidaya lebah madu hutan Situak Ni Loba ini cukup sederhana. Bermula dari pembuatan glodok yakni sebuah batang pohon yang dibelah menjadi dua bagian yang kemudian dijadikan sarang untuk memancing koloni lebah," ujarnya.

Lanjut Jupiter, isi batang potong tersebut kemudian dikosongkan setelah dibelah dua.

"Kemudian kedua ujung batangnya diberi lubang kecil sebagai pintu masuk keluarnya lebah," bebernya 

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved