Rabu, 27 Mei 2026

BATAM TERKINI

Ahli Epidemiologi Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Kembali Naik di Batam

Peningkatan kasus di Batam jadi perhatian pakar epidemiologi yang sekaligus Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Asep Zaenal

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/son
Penambahan kasus Covid-19 terus meningkat selama dua hari terakhir. Ilustrasi 

Apabila vaksinasi yang saat ini tengah dijalankan bagi tenaga kesehatan, pelayanan publik serta lansia ini didukung dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat, maka penyebaran Covid-19 dapat ditanggulangi.

Selain itu, Asep juga meminta pemerintah untuk memaksimalkan tracing, testing dan treatment (3T).

Paling tidak, menurutnya, satu temuan kasus baru harus dibarengi dengan penelusuran 20 kontak erat dari lingkungan sekitarnya.

"Satu temuan kasus, pasti ada kontak eratnya, paling tidak sekitar 20 orang kontak erat dapat ditelusuri dan diperiksa dengan rapid test antigen, apabila positif maka bisa dilanjutkan dengan pemeriksaan Swab PCR test," saran Asep.

Dengan diterapkannya protokol kesehatan yang ketat, serta penerapan 3T secara menyeluruh, maka besar kemungkinan penyebaran Covid-19 dapat ditekan.

Selain itu, program vaksinasi juga wajib dijalankan sebagai upaya meningkatkan imunitas tubuh agar terhindar dari Covid-19.

"Pastinya kami berharap vaksinasi ini bisa menjadi jawaban dalam menekan penyebaran kasus. Apalagi saat ini sudah hampir seluruh tenaga kesehatan divaksin, maka akan kecil kemungkinan terjadi penambahan kasus lagi dari klaster tenaga kesehatan," ujar Asep.

Wanita Hamil Positif Covid-19

Kasus Covid-19 di Batam kembali meningkat. Pada Rabu (24/3/2021), Satgas Penanganan Covid-19 mencatat ada 22 temuan kasus baru di Kota Batam.

Pasien-pasien kasus baru tersebut terbanyak berasal dari Kecamatan Batam Kota yakni 9 orang dan Kecamatan Belakangpadang sebanyak 5 orang.

Beberapa di antaranya merupakan kasus suspek dengan gejala ringan hingga berat.

Salah seorang pasien yang berprofesi sebagai karyawan swasta 27 tahun diketahui dalam keadaan hamil ketika terkonfirmasi positif Covid-19.

Pasien bernomor kasus 6065 tersebut pun dilarikan dari kediamannya di kawasan Sungai Pancur, Tanjungpiayu, Sei Beduk menuju Rumah Sakit Graha Hermine (RSGH).

"Pasien mengalami keluhan demam sejak 2 hari, sakit kepala, mual, muntah, dan batuk berdahak. Ia juga dalam kondisi usia kehamilan 13 minggu," ujar Ketua Bidang Kesehatan Satgas Penanganan Covid-19 Kota Batam, Didi Kusmarjadi.

Temuan kasus baru itu membuat angka positif Covid-19 di Batam melonjak menjadi 6086 kasus dengan 140 pasien masih dalam perawatan.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved