Kamis, 28 Mei 2026

BATAM TERKINI

Ahli Epidemiologi Ungkap Penyebab Kasus Covid-19 Kembali Naik di Batam

Peningkatan kasus di Batam jadi perhatian pakar epidemiologi yang sekaligus Kepala Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Batam, Asep Zaenal

Tayang:
TRIBUNBATAM.id/son
Penambahan kasus Covid-19 terus meningkat selama dua hari terakhir. Ilustrasi 

Alhasil, tingkat kasus aktif pun meningkat menjadi 2,3 persen.

Dengan adanya penambahan kasus baru, Kecamatan Lubukbaja dengan 25 kasus dan Kecamatan Batam Kota dengan 48 kasus masih berzona merah.

Sementara itu, dua kecamatan lainnya berasa di zona oranye, yakni Bengkong dengan 15 kasus, dan Sekupang dengan 16 kasus.

Enam kecamatan lainnya berzona kuning, yaitu Kecamatan Batuaji dengan 3 kasus, Sagulung 9 kasus, Sei Beduk 6 kasus, Nongsa 3 kasus, Batuampar 8 kasus, dan Belakangpadang 7 kasus.

Sedangkan dua kecamatan di hinterland, yakni Bulang dan Galang masih berzona hijau tanpa kasus Covid-19. 

Kasus Kembali Meledak

Berdasarkan peta sebaran Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, wilayah zona merah berada di Kecamatan Batam Kota dan Lubuk Baja. 

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad berharap melalui kegiatan vaksinasi Covid-19 ini bisa menekan lajur pertumbuhan Covid-19 di Kota Batam.

"Intinya saya mengapresiasi dan menyambut baik adanya organisasi sosial yang menyelenggarakan ini. Semoga ini bagian amal ibadah," katanya, Rabu (24/3/2021).

Ia juga mengimbau agar kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan. Pasalnya penanganan kasus ini tak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah saja.

Melainkan seluruh masyarakat Kota Batam.

"Mari kita berperan aktif menjadi bahagian penyelesaian ini," kata Amsakar.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengaku ledakan kasus Covid-19 kembali terjadi.

Padahal sebelumnya sempat menurun. Ia menilai, masyarakat semakin mengabaikan protokol kesehatan.

"Memang ada ledakan lagi. Kemarin saja tambah 20 orang sekian. Masyarakat mulai kendor menerapkan protokol keaehatan. Faktanya dil apangan banyak orang makan-makan lepas masker berlama-lama," kata Didi. 

Sumber: Tribun Batam
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved