Breaking News:

Tragedi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Disorot Media Asing

Beberapa media asing turut memberitakan peristiwa ledakan bom bunuh diri di pintu masuk Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, (28/3) ..

Editor: Lia Sisvita Dinatri
Kompas.com
Anggota polisi berjaga di ruas jalan menuju Gereja Katedral Makassar yang menjadi lokasi ledakan bom di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (28/3/2021). Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Pol Merdisyam mengatakan ledakan bom di gereja tersebut mengakibatkan satu korban tewas yang diduga pelaku bom bunuh diri serta melukai sembilan orang jemaat dan petugas gereja. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/foc. 

TRIBUNBATAM.id - Beberapa media asing turut memberitakan peristiwa ledakan bom bunuh diri di pintu masuk Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu, (28/3/2021) pukul 10.28 WITA.  

Kantor berita Aljazeera dan portal berita Singapura, Channel News Asia, melaporkan dua tersangka pelaku bom bunuh diri meledakkan bahan peledak di luar gereja Katolik di Makassar, Indonesia dan melukai empat belas orang pada awal Pekan Suci Paskah. 

Aljazeera melaporkan, bahwa serangan paling mematikan di Indonesia terjadi di Bali pada 2002, yang menewaskan 202 orang dan kebanyakan dari mereka adalah turis asing. 

Mereka juga menyebut bahwa setelah itu aparat keamanan Indonesia mencatat beberapa keberhasilan besar dalam menangani kelompok bersenjata, tetapi belakangan ini, kekerasan kembali meningkat. 

Sementara itu, portal berita asal China, Xinhua juga ikut melaporkan kejadian tersebut dengan menyebut puluhan orang terluka akibat ledakan yang terjadi di luar gereja di Makassar

Reuters melaporkan tentang kesaksian pastor Gereja Katedral Makassar, Wilhemus Tulak bahwa seorang tersangka pembom mencoba memasuki halaman gereja dengan sepeda motor, tetapi dihentikan oleh petugas keamanan. 

Baca juga: Pfizer-BioNTech Lakukan Uji Coba Vaksin Covid-19 pada Anak Usia di Bawah 12 Tahun

Baca juga: Masalah di Terusan Suez Tak Kunjung Rampung, Adakah Kira-kira Jalur Alternatifnya?

Ada pula media lokal Prancis, Le Figaro, melaporkan bahwa ledakan terjadi ketika massa baru saja selesai ibadah, dan menyebabkan beberapa orang terluka. 

Mabes Polri mengatakan, ada 14 orang yang terluka akibat ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Sulsel pada Minggu, (28/3/2021).

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Argo Yuwono menuturkan ada 14 orang yang terkena ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral. 

Ada 3 orang yang dirawat, lainnya adalah 7 orang di RS Pelamonia dan 4 orang lainnya di RS Akademis. 

"Rata-rata luka bagian leher, dada, muka tangan dan kaki. Dan ada sekuriti luka di bagian perut dan kepala," kata Argo dalam jumpa pers di Jakarta pada hari ini. 

Saat ini, semuanya masih dalam perawatan. Mabes Polri juga masih menyelidiki kejadian tersebut berkaitan dengan dugaan tindak pidana terorisme. (*) 

Simak berita terbaru lainnya di Google News

Berita Tentang Bom di Makassar

Berita Tentang Gereja Katedral Makassar

Baca juga: Adik Syekh Ali Jaber, Syekh Hussein Jaber Menikah dengan Wanita Indonesia, Syifa Nurbayinah

Baca juga: Ketua Umum Pemuda Katolik Kutuk Keras Pelaku Bom Bunuh Diri di Makassar, Instruksi 5 Hal ini

Baca juga: Arti Dahi Kedutan Menurut Primbon Jawa, Konon Itu Tanda Jodohmu Sudah Dekat

Baca juga: Dijamin Anti Gagal, Begini Cara Menanam Daun Bawang Sisa Dapur dengan Menggunakan Air

Baca juga: Waspadai Kamera Tersembunyi di Toilet, Simak Cara Mendeteksinya

 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved