Breaking News:

INDONESIAN ABROAD

Asnawi Mangkualam Debut di Liga Korea Bersama Ansan Greeners, Shin Tae-Yong: Dia Melalui dengan Baik

Asnawi Mangkualam Debut bersama Ansan Greeners, Pelatih Timnas Asal Korea Shin Tae-yong: Itu debut yang bisa dibilang dapat dia lalui dengan baik

twitter/foxsportasia
Asnawi Mangkualam debut bersama Ansan Greeners di Liga Korea, Minggu, 28 Maret 2021 

Di lain sisi, debut Asnawi bersama Ansan disambut fans sepakbola nasional dengan luar biasa.

Instagram resmi klub kini sudah menembus angka 30 ribu. Sebelum Asnawi datang, jumlah itu hanya berkisar di angka 5.000.

Ketika Ansan memperlihatkan foto dan nama Asnawi dalam daftar susunan pemain starter melawan Yangpyeong, sedikitnya 1.000 orang langsung memberikan komentar, dan mendapat like sekitar 12 ribu.

“Suporter Indonesia memberikan dukungan yang besar. Saya sering melakukan video call dengan keluarga. Saya merasa bersyukur mendapat dukungan dari fans melalui media sosial,” ucap Asnawi.

Kesan Pelatih Kim Gil-sik

Pelatih Ansan Greeners FC, Kim Gil-sik, sudah menemukan strategi yang bisa memaksimalkan kemampuan Asnawi Mangkualam dalam pertandingan.

Asnawi Mangkualam akhirnya mencatatkan debutnya untuk Ansan Greeners FC pada Minggu (28/3/2021).

Pemain 21 tahun itu turun bermain selama 90 menit dalam laga putaran kedua Piala FA Korea melawan Yangpyeong FC di Ansan Wa Stadium.

Dalam laga tersebut, Asnawi dan rekan-rekannya berhasil menang 1-0 berkat gol semata wayang Shim Jae-min pada menit ke-62.

Kim
Kim Gil-sik (kiri)

Laga debut Asnawi Mangkualam di Korea Selatan berujung pada pujian dari sang pelatih, Kim Gil-sik.

Pelatih 42 tahun itu menyebut kemampuan Asnawi Mangkualam dalam hal kecepatan dan semangat tak kalah dari para pemain Korea Selatan.

"Asnawi tidak kalah dengan pemain Korea dalam hal kecepatan dan daya juang," tuturnya seperti dikutip Bolasport.com dari Sports-G.

"Ia akan sekuat pemain Korea Selatan lainnya apabila dia beradaptasi dengan baik," katanya lagi.

Di satu sisi, Kim Gil-sik mengaku sudah menemukan strategi yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan Asnawi Mangkualam di sisi kanan pertahanan timnya.

Pada mulanya, Kim Gil-sik memakai formasi 4-4-2 dan menempatkan Asnawi di barisan pertahanan bersama dengan Kim Min-ho, Ko Tae-gyu, dan Kim Jin-rae.

Namun, Asnawi tampak terbebani dalam mengawal pertahanan The Green Wolves dan sulit mengembangkan permainan.

"Sejujurnya saya tidak ingin membebani Asnawi. Kelihatan jelas Asnawi malah jadi beban saat babak pertama," ucapnya.

"Kami bukan tim yang kuat, jadi kami harus stabil sebisa mungkin."

"Di satu sisi, Asnawi itu pemain yang agresif. Punya kecenderungan tinggi untuk menyerang," kata Kim Gil-sik.

"Jadi di babak kedua, saya mengubah posisi menjadi tiga bek dan menyuruhnya untuk lebih agresif."

"Saya pikir (formasi) ini akan lebih bagus untuk ke depannya," tambah Kim Gil-sik.

Kim Gil-sik percaya suatu saat Asnawi akan mampu menjadi pemain berpengaruh di Liga Korea Selatan.

Asalkan, eks PSM Makassar itu mau beradaptasi dan memperbaiki kekurangan-kekurangan yang masih dimilikinya saat ini.

"Asnawi perlu beradaptasi dengan Korea."

"Jika dia bisa menyamai kecepatan dan kemampuan bernapas rekan-rekannya, Asnawi akan jauh lebih bagus ketimbang pemain lain."

"Asnawi punya kemampuan yang setara, sehingga jika dia beradaptasi dengan baik, dia akan bisa jadi pemain hebat di K-League," kata Kim Gil-sik.

.

.

.

* berita tentang Indonesian Abroad
* sumber tribunbatam.ID, goal.com, kompas.com, BolaSport.com

Editor: Mairi Nandarson
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved