Kamis, 7 Mei 2026

Ini yang Disampaikan ZA Terduga Teroris Kepada Orangtua Sebelum Menyerang Mabes Polri

Namun niat tersebut diurungkan karena korban terlebih dahulu mendapatkan informasi kalau anaknya tewas dalam baku tembak di kantor mabes Polri.

Tayang:
Editor: Eko Setiawan
TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Ibu teroris ZA, Sutini menangis di pusara anaknya. Foto kanan : M Ali, ayah ZA, saat menemui kerabatnya di rumah Jalan Lapangan Tembak, Gang Taqwa RT 03 RW 010 Nomor 3, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (1/4/2021). 

TRIBUNBATAM.id |JAKARTA - MA pelaku bom bunuh diri di mabes Polri sempat pamit kepada orang tuanya sebelum beraksi pada Rabu (31/3/2021) sekira pukul 16:30 WIB.

Bahkan karena orangtua merasa kehilangan, orang tua terduga teroris ini berniat malaporkan ke Polisi kalau anaknya hilang.

Namun niat tersebut diurungkan karena korban terlebih dahulu mendapatkan informasi kalau anaknya tewas dalam baku tembak di kantor mabes Polri.

Hal itu diungkap salah seorang warga tempat tinggal Zakiah Aini di Gang Taqwa RT 03 RW 010, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Ciracas, Jakarta Timur bernama Tiuria.

Baca juga: Penggerebekan Tempat Judi, Sejumlah Orang Lari Kocar-kacir, 4 Orang di Tangkap

Baca juga: Wanita Tua Ditendangi, Warga Diam Lihat Nenek Terkapar Babak Belur, Kebangetan malah Tutup Pintu

Baca juga: Dokter Gadungan Khusus Montokkan Payudara Ditangkap, Korban Alami Gejala Menakutkan

"Kata bapaknya, Zakiah sempat pamit ke ibunya dan bilang seperti itu," ucap Tiuria.

Kepada orangtuanya, Zakiah Aini yang sempat menjadi Mahasiswa Gunadarma ini mengaku pergi ke luar sebentar.

Orangtua tak tahu, ternyata Zakiah Aini pamit dari rumah untuk melakukan penyerangan di Mabes Polri.

Dua hari lalu, Zakiah Aini datang ke Mabes Polri dengan membawa senjata api dan sempat melepaskan tembakan di area parkir.

Hal itu terlihat jelas dari rekaman CCTV sekitar Mabes Polri.

Zakiah Aini datang mengenakan pakaian panjang berwarna hitam dan menggunakan penutup kepala berwarna biru.

Setelah terjadi baku tembak, Zakiah Aini berhasil dilumpuhkan oleh polisi dan tewas di tempat.

Tak lama setelah peristiwa tersebut, Mabes Polri mengungkap Zakiah Aini merupakan lone wolf dan berideologi ISIS.

Hal itu diketahui polisi dari postingan perempuan berusia 25 tahun ini di media sosial.

Beberapa jam sebelum aksi, Zakiah Aini sempat buat khawatir orangtuanya, M Ali.

Pasalnya sejak pamit pagi hari, Zakiah Aini belum juga kembali ke rumah sampai siang hari hari dan tak ada kabar.

M Ali mengkhawatirkan putrinya. Diceritakan M Ali kepada Tiuria, kondisi Zakiah Aini saat ini sakit-sakitan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved