BATAM TERKINI

Tukar Dosen hingga Mahasiswa, Ini Deretan Program Kerjasama Uniba dan UIN STS Jambi 

Universitas Batam (Uniba) menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi. Berikut sejumlah programnya.

TRIBUNBATAM.id/ICHWAN NURFADILLAH
Fokus untuk memaksimalkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Batam dan UIN STS Jambi menjalin kerja sama. Diharapkan, kerja sama antar dua kampus ternama ini turut memberi angin segar bagi pengembangan riset dan penelitian di masing-masing daerah. 

BATAM, TRIBUNBATAM.id – Untuk memaksimalkan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, Universitas Batam (Uniba) menjalin kerja sama dengan Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi.

Kerjasama tersebut dikukuhkan dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antar kedua kampus kemarin, Rabu (31/3/2021) sore.

“Diharapkan, potensi masing-masing kampus dapat dimaksimalkan. Seperti kerja sama di sejumlah fakultas, seperti hukum, ekonomi, dan manajemen,” kata Rektor Uniba, Chablullah Wibisono.

Ia mengatakan, kerja sama sendiri dapat berupa pertukaran tenaga pengajar ataupun mahasiswa.

“Bentuknya bisa macam-macam. Apalagi di satu sisi, kami juga perlu ilmu keislaman dan keagamaan agar bisa diintegrasikan ke dalam satu mata kuliah. Sehingga mahasiswa tidak hanya lahir sebagai ilmuwan namun juga menjadi ulil albab,” katanya lagi.

Semangat ini, lanjut dia, tidak terlepas dari tujuan mereka untuk menghasilkan insan akademis ke depannya.

Baca juga: BEGINI Ketatnya Pengamanan Gereja di Kepri saat Jumat Agung, Ratusan Personil TNI/Polri Disiagakan

Oleh sebab itu, sejumlah alternatif untuk menyelenggarakan peningkatan dan pengembangan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pun terus dilakukan.

“Secara simbol, kami belum seperti universitas Islam terpadu lainnya. Namun, secara praktik sudah dijalankan. Seperti penyampaian ayat-ayat Quran dalam kelas bagi dosen yang muslim. Bagi agama lain, silakan dengan caranya,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UIN STS Jambi, Rofiqoh Verawati berharap, kerja sama ini dapat menjadi angin segar terhadap kemajuan riset dan penelitian di masing-masing daerah.

Mengingat, lahirnya kebijakan pemerintah daerah tak dapat dilepaskan dari hasil riset dan penelitian tersebut.

“Masih sedikit sekali kebijakan dari pemerintah yang bersumber dari hasil penelitian. Jadi, cenderung berjalan sendiri-sendiri, kebijakan pemerintah sendiri dan hasil penelitian sendiri,” ungkap Rofiqoh.

Oleh sebab itu, pihaknya memandang penting jalinan kerja sama ini.

“Hasil riset dan penelitian itu pula yang nantinya ikut serta dalam pembangunan daerah,” katanya. (TRIBUNBATAM.id/Ichwan Nurfadillah)

*Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Batam 

Sumber: Tribun Batam
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved