Breaking News:

LINGGA TERKINI

Bupati Lingga, Muhammad Nizar FokusTurunkan Angka Stunting di Kabupaten Lingga

Bupati Lingga Muhammad Nizar akan fokus menurunkan angka stunting di Lingga. Stunting adalah kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kurang gizi

ISTIMEWA
Bupati Lingga Muhammad Nizar membuka kegiatan rembuk stunting di Aula Kantor Bupati Lingga, Daik, Kamis (1/4/2021) 

LINGGA, TRIBUNBATAM.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lingga akan menseriusi masalah angka stunting yang terjadi di Lingga.

Dalam kegiatan rembuk stunting, Bupati Lingga Muhammad Nizar meminta dalam upaya pencegahan, identifikasi dan penyelesaian, Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga melibatkan semua pihak hingga ke-tingkat desa.

Bupati Lingga mengatakan, stunting atau kondisi gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi disebabkan berbagai aspek.

Mulai dari pengetahuan masyarakat yang kurang memadai dan pola hidup bersih dan sehat.

Untuk itu Bupati Lingga meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Lingga dalam upaya pencegahan, penyelesaian hingga identifikasi penyebab stunting ditengah masyarakat agar dapat melibatkan semua pihak untuk memudahkan upaya penyelesaiannya.

“Berbicara stunting tentunya berkaitan dengan gizi dan pola hidup bersih dan sehat, untuk itu saya berharap nantinya dalam upaya pencegahan dan penanganan, Dinas Kesehatan dapat melibatkan semua pihak,” kata Muhammad Nizar saat membuka kegiatan rembuk stunting yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lingga, Daik Lingga, Kamis (1/4/2021).

Baca juga: NIKAH Siri karena Belum Cukup Umur, Remaja di Sagulung Batam Jadi Korban KDRT Suaminya

Pencegahan stunting dapat berjalan dengan baik ketika semua pihak dapat bekerjasama dalam memberikan edukasi dan informasi pada masyarakat tentang kesehatan dan pola hidup sehat dan bersih.

Ia menjelaskan, tugas menurunkan angka stunting bukan hanya tupoksi jajaran kesehatan atau satu individu semata, tetapi diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi mulai dari seluruh OPD, Camat, Kepala Desa, para organisasi profesi, para pelaku usaha, hingga elemen masyarakat lainnya.

Bahkan Nizar meminta di tingkat Posyandu dapat menjadi tulang punggung pencegahan dan identifikasi.

"Saya berharap dari Dinas Kesehatan dari dokter, bidan dan perawat dan ibu-ibu PKK juga terlibat di situ. Tidak hanya dari dinas kesehatan saja, ini perlu dirembukkan bersama-sama,” kata Nizar

Menurut Bupati Lingga, untuk penurunan terjadinya stunting di Kabupaten Lingga memerlukan intervensi terpadu yang harus menjadi tanggungjawab lintas sektor, serta peran Dinas Kesehatan harus lebih ditingkatkan lagi. (TRIBUNBATAM.id/Febriyuanda)

Baca juga Berita Tribun Batam lainnya di Google

Berita Tentang Lingga

Penulis: Febriyuanda
Editor: Tri Indaryani
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved