Daftar 8 Objek Wisata di Tanjungpinang yang Bakal Disulap Gubernur Kepri Jadi Andalan
Di tempat kuliner Akau Potong Lembu, Ansar Ahmad berencana menjadikannya bukan hanya untuk turis mancanegara tapi juga untuk turis luar daerah Kepri
"Oh belum bisa, terkait pendanaannya baru kita catat dan akan disusun dulu lalu dibahas dalam rapat, supaya nanti kalau biaya penganggaran konsultannya sesuai dengan ruang lingkup atau pun item-item yang akan dikerjakan," ujarnya.
Kalah Populer dari Batam
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad menunjukkan keseriusannnya terhadap rencana pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana yang ada di Tanjungpinang.
Saat ini menurut Ansar, Kota Tanjungpinang belum menunjukkan statusnya sebagai sebuah ibu kota dari Provinsi Kepri. Menurutnya Tanjungpinang saat ini masih kalah pamor dengan Batam di kacamata masyarakat Indonesia pada umumnya.
“Tanjungpinang ini selalu kalah populer dari Batam. Orang mana saja ketika ditanya soal Kepri selalu dijawab Kota Batam. Padahal ibu kotanya itu Tanjungpinang.
Apalagi yang paling membuat saya prihatin itu banyak sekali orang luar yang selalu tertukar antara Kota Tanjungpinang dengan Pangkalpinang di Bangka Belitung.
Kita harus bisa membuat Tanjungpinang ini memiliki pride sebagai ibu kota Provinsi,” ujarnya, Jumat (26/3/2021).
Ansar menilai, Tanjungpinang memiliki banyak branding yang bagus. Tapi hal itu tidak diimbangi dengan perkembangan infrastruktur yang menjadi salah satu standar utama dari penilaian kota yang bagus.
“Tanjungpinang ini punya banyak julukan yang bagus dan elok, Kota Gurindam, Kota Pantun, Pulau Perdamaian Dunia di Penyengat. Julukan dan branding yang sudah dimiliki Tanjungpinang ini kalau diimbangi dengan infrastruktur kota yang rancak, pasti menaikkan nilai gengsi kita sebagai Ibu Kota Provinsi,” ucap Ansar kembali.
Maka dari itu, Ansar berencana untuk merevitalisasi beberapa objek-objek terkenal yang ada di Tanjungpinang. Salah satunya dalah pusat kuliner Akau Potong Lembu.
Ansar melihat Akau Potong Lembu yang sekarang membutuhkan penataan dan revitalisasi guna membuat kawasan itu tampak lebih rapi dan indah.
“Nantinya Akau Potong Lembu kita desain ulang. Para penjual makanan di situ kita tata kembali tempat-tempatnya agar teratur. Malam hari mesti kita gemerlapkan di situ juga toko-toko yang berdekatan dengan akau kita yang bantu mengecatnya supaya kawasan itu lebih bersih lebih hidup.
Kita biarkan tempatnya tetap terbuka seperti itu,” paparnya.
Mantan Bupati Bintan ini juga menginginkan salah satu ikon Kota Tanjungpinang yang selama ini kurang mendapatkan pamornya yaitu Gereja Ayam untuk dipercantik kembali.
Ia mempunyai visi ke depan agar Gereja Ayam nantinya bisa dijadikan tempat misa dan beribadah bagi turis-turis asing yang berkunjung ke Bintan dan Tanjungpinang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/sejumlah-wisata-mengunjungi-vihara-patung-seribu-di-tanjungpinang4_20160208_185539.jpg)