Breaking News:

RAMADHAN 2021

Apa Boleh Penderita Maag Berpuasa? Simak 5 Tips Ini untuk Cegah Asam Lambung Naik

Apa Boleh Penderita Maag Berpuasa? Simak 5 Tips Ini untuk Cegah Asam Lambung Naik

freepik.com
RAMADHAN 2021 - Apa Boleh Penderita Maag Berpuasa? Simak 5 Tips Ini untuk Cegah Asam Lambung Naik. FOTO: ILUSTRASI MAAG 

TRIBUNBATAM.id - Menjalankan ibadah puasa sering kali menjadi dilema tersendiri bagi para penderita maag.

Hal ini lantaran kondisi lambung yang berisiko bila menjalankan puasa.

Padahal, puasa Ramadhan hukumnya wajib untuk dijalankan.

Meski ada kelonggaran hukum puasa untuk mereka yang sakit, namun kenyataannya tak sedikit penderita maag yang tetap ingin ber puasa.

Lantas, apa boleh penderita maag ber puasa?

Jawabannya adalah boleh.

Ya, sebenarnya menjalankan puasa bagi penderita maag sah-sah saja untuk dilakukan.

Namun, ada beberapa kebiasaan khusus yang membutuhkan perhatian lebih agar kondisi lambung kuat untuk tidak makan dan minum selama 14 jam.

Lantas, bagaimana cara menjaga asam lambung tetap normal dan tidak naik saat puasa?

Ilustrasi
Ilustrasi (FREEPIK.COM)

Dalam kondisi perut kosong dan tidak ada asupan yang dicerna, asam lambung bisa naik.

Makanan saat dicerna dalam perut dapat menyerap asam.

Saat tidak ada yang dicerna, asam lambung bisa menumpuk, memicu sakit perut, atau asam lambung naik kembali ke kerongkongan.

Tak hanya saat puasa, orang juga bisa merasakan gejala asam lambung naik setelah bangun tidur dalam kondisi perut kosong.

Jika Anda kerap merasakan asam lambung naik saat puasa, coba untuk memodifikasi cara makan, minum, tidur, dan menjaga berat badan tetap ideal.

Berikut cara mencegah asam lambung naik saat puasa:

Baca juga: Mitos atau Fakta Puasa Bisa Ringankan Penyakit Ginjal? Ternyata Tak Bisa Sembarangan

Baca juga: 4 Tips Aman Berpuasa bagi Ibu Hamil, Perhatikan Usia Kandungan hingga Asupan Makanan

Baca juga: Apa Boleh Penderita Diabetes Berpuasa? Simak 5 Tips untuk Kontrol Gula Darah

1. Makan dalam porsi kecil, sering, dan kunyah perlahan

Saat berbuka puasa, penderita maag atau gangguan lambung usahakan tidak langsung tancap gas untuk makan besar.

Siapkan perut untuk pemanasan dengan makan takjil sehat, sup, atau kurma.

Setelah itu, baru siapkan perut untuk makan utama. Namun, hindari makan berlebihan. Ambil setengah porsi makan utama agar perut tidak penuh.

Kondisi perut yang terlalu penuh juga bisa mendorong asam lambung naik kembali dari perut ke kerongkongan.

Makan dalam porsi kecil tapi sering dan dikunyah perlahan-lahan lebih disarankan bagi pemilik gangguan lambung.

2. Hindari asupan pedas, asam, berlemak, dan kafein

Rahasia Menurunkan Berat Badan dengan Mudah Cukup 4 Gelas Kopi Sehari, Tapi Ikuti Tipsnya (foto ilsutrasi)
Rahasia Menurunkan Berat Badan dengan Mudah Cukup 4 Gelas Kopi Sehari, Tapi Ikuti Tipsnya (foto ilsutrasi) (iStock)

Beberapa makanan dapat memicu asam lambung naik.

Di antaranya mint, makanan berlemak tak sehat, makanan pedas, dan makanan terlalu asam.

Coba hindari makanan tersebut.

Minimalkan juga minuman berkafein seperti kopi, teh, cokelat.

Dengan pantang mengonsumsi beberapa makanan dan minuman tersebut, asam lambung dapat dikontrol.

Baca juga: Bolehkah Bayar Utang Puasa Setelah Nisfu Syaban? Ini Hukumnya Kata Ustaz Abdul Somad

Baca juga: Benarkah Puasa Bagus untuk Kesehatan Ginjal? Begini Fakta Sebenarnya secara Medis

Baca juga: Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Syaban, Berikut 4 Keutamaan yang Sayang Dilewatkan

3. Atur waktu makan

Kelar santap sahur langsung tidur atau tidur terlalu dekat dengan waktu makan juga bisa memicu asam lambung.

Coba atur waktu makan agar tidak berdekatan dengan jadwal tidur.

Setelah sahur, Anda tidak disarankan langsung tidur karena dalam posisi tubuh duduk atau berdiri, gravitasi dapat membantu asam lambung tetap berada di perut.

Demikian juga saat makan makan setelah berbuka puasa.

Atur waktu makan dua jam atau tiga jam sebelum tidur.

4. Tidur dengan posisi tubuh bagian atas lebih tinggi

Tubuh bagian atas termasuk kepala Anda perlu disangga agar posisinya lebih tinggi ketimbang kaki.

Gunakan bantal atau penyangga setinggi enam atau delapan inchi untuk menopang tubuh bagian atas.

Ketinggian tersebut sudah ideal.

Usahakan bantal tidak hanya menyangga kepala.

Tapi bisa menopang keseluruhan tubuh bagian atas.

5. Jaga berat badan tetap ideal

Ilustrasi menimbang berat badan
Ilustrasi menimbang berat badan (cnn.com)

Menjaga berat badan tetap ideal penting untuk mencegah penyakit lambung kambuh.

Saat berat badan Anda naik, struktur otot yang menyokong esofagus bisa menyebar atau mengembang.

Sehingga, kinerja otot klep esofagus yang mengatur asam lambung tetap terjaga di perut bisa terganggu.

Kondisi ini menyebabkan asam lambung bisa naik ke kerongkongan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Cara Alami Mengatasi Asam Lambung Naik saat Puasa", .

Berita lain tentang Ramadhan 2021

Baca berita terbaru lainnya di Google!

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved