Breaking News:

Cerita Perampokan Sadis, Pelaku Ikat Kaki dan Tangan Korban, Tarik Rambut Sambil Pegang Celurit

Aksi perampokan terjadi di rumah pasangan suami istri di Perumahan Bakti Pertiwi (BP) Kulon, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Penulis: | Editor: Eko Setiawan
Tribunjambi/hasbi sabirin
Cerita Eka 13 Jam Disekap di Dalam Kontainer, Jadi Korban Perampokan, Diduga Teman Ikut Terlibat 

Okni mengaku bersama suaminya yang baru saja sembuh dari penyakit stroke kembali menengok MCB karena listrik kembali mati.

Saat membuka sedikit pintu lorong samping, langsung didobrak oleh seorang perampok.

Suaminya yang bekerja di lingkungan ASN Pemkab Gresik langsung jatuh tersungkur dan diikat menggunakan tali rafia di kedua tangannya.

Kemudian Okni melihat perampok yang menutupi wajahnya dengan topeng, sarung tangan dan kaus kaki membawa sebilah celurit.

“Saya dan suami diancam dibunuh saat itu,” ucapnya.

Kedua tangan Okni juga diikat tali rafia, rambutnya ditarik oleh pelaku sambil membawa sebilah celurit.

Dia dipaksa untuk menunjukkan barang-barang berharganya yang disimpan di dalam rumah.

Pertama, menemukan sebuah handphone di atas kursi, kemudian uang di dompet sebesar Rp 800 ribu.

Tidak sampai di situ, Okni kembali dipaksa menunjukkan harta lainnya di dalam kamar.

Dua buah handphone di atas kasur beserta power bank atau pengisi daya ikut diambil.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved