Korea Utara Mundur dari Olimpiade Tokyo, Alasannya Takut Terinfeksi Virus Corona
Korea Utara membuat keputusan menarik diri dari Tokyo pada pertemuan komite Olimpiade dan Menteri Olahraga Kim Il Guk pada 25 Maret, kata kementerian
Penulis: Mairi Nandarson | Editor: Mairi Nandarson
"Rapat umum Komite Olimpiade diadakan di Pyongyang pada tanggal 25 Maret 2021 dan diputuskan untuk tidak berpartisipasi dalam Olimpiade ke-32 sesuai dengan usulan anggota," tulis situs Korea Utara tersebut.
Namun, Panitia Penyelenggara Olimpiade Seiko Hashimoto menyatakan belum bisa berkomentar terkait keputusan Korea Utara itu.
"Saya akan mengonfirmasi secara detail," ungkap Ketua Panitia Penyelenggara Olimpiade Seiko Hashimoto, Selasa (6/4/2021).
Baca juga: Berharap Perbatasan Johor-Singapura Dibuka, Warga Malaysia Kerja di Singapura Dapat Prioritas Vaksin
"Saya tidak mengetahui informasi tentang non-partisipasi Korea Utara sebelumnya dan belajar dari berita pagi."
"Tidak ada informasi lebih lanjut di pagi hari, jadi saya akan memeriksanya secara detail," tambah Seiko Hashimoto.
Partisipasi dalam Olimpiade diundang oleh IOC.
Panitia Penyelenggara akan terus berupaya untuk menciptakan lingkungan di mana semua negara dan kawasan dapat berpartisipasi dalam Olimpiade dengan aman dan terjamin.
Menteri Olimpiade Tamayo Marukawa juga akan mengonfirmasi detail.
"Saya telah membaca berita dan sekarang memeriksa detailnya."
"Saya tidak bisa mengatakan apa-apa karena saya tidak tahu bagaimana keadaannya," ujarnya.
Sementara itu Ketua JOC (komite olimpiade Jepang) Yasuhiro Yamashita menyatakan sangat menyesal jika benar Korea Utara tak ikut berpartisipasi dalam Olimpiade.
"Sangat menyesal kalau memang tidak ikut serta," ujarnya.
"Bukan soal apakah berpengaruh pada Olimpiade."
"Menurut saya bukan itu masalahnya."
"Bagi banyak atlet, Olimpiade adalah kesempatan sekali seumur hidup."
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/batam/foto/bank/originals/maskot-olimpiade-tokyo-2020-yang-akan-berlangsung-tahun-2021.jpg)