Breaking News:

VIDEO Detik-detik Aparat TNI Polri Dobrak Ruko Penyekap Calon TKI, Ada yang Lemas Dibopong Petugas

Aparat gabungan TNI dan Polri berhasil membongkar praktik yang diduga penampungan TKI ilegal di sebuah ruko di Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri)

TRIBUNBATAM.id - Aparat gabungan TNI dan Polri berhasil membongkar praktik yang diduga penampungan TKI ilegal di Batam, Kepulauan Riau (Kepri).

Para calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) itu diduga disekap dan beberapa di antaranya dalam kondisi memprihatinkan saat dievakuasi.

Sedikitnya 39 orang berhasil dibawa keluar dari dalam rumah toko (ruko) yang berlokasi di pertokoan Ciptaland, ruko Tiban Poin Blok A1 Nomor 8,9,10 dan 11, Sekupang, Batam, Selasa (6/4/2021).

Untuk mencari keberadaan para korban aparat sempat mendobrak pintu kamar, sebelum akhirnya menemukan para calon TKI yang beberapa di antaranya terkulai lemas.

Baca juga: Kapal Angkut TKI Tenggelam di Karimun, Tim SAR Gabungan Sisir Perairan Takong Hiu

Baca juga: Dua Anggota Keluarga TNI Disekap di Batam Bersama 37 TKI di Sebuah Ruko Ciptaland Sekupang

Saat penggerebekan berlangsung, TNI dari Satuan Yonif Raider 136 TS hadir di lokasi).

Dari 39 TKI yang berhasil dievakuasi dari dalam ruko, dua di antaranya merupakan keluarga dari salah satu anggota TNI yang bertugas di Kostrad Bandung.

Petugas grebek gudang penyimpanan TKI di ruko pertokoan Ciptaland, Sekupang Batam
Petugas grebek gudang penyimpanan TKI di ruko pertokoan Ciptaland, Sekupang Batam (TRIBUNBATAM.id/BERES LUMBANTOBING)

Komandan Batalyon Raider Khusus 136/Tuah Sakti melalui Komandan Kompi Khusus Batalyon 136/Tuah Sakti, Lettu Infantri Setio Adi Nugroho mengatakan, pihaknya turun dalam aksi penggerebekan berawal dari dugaan penyekapan dua anggota keluarga TNI.

"Informasi adanya tindak kejahatan ini kita ketahui bermula dari anggota Raider Batalyon bernama Prada Iklal dan Prada Tejo.

Ada adek dari rekan seangkatan mereka Prada Ardi yang bertugas di Kostrad, menjadi korban penyekapan di Batam," ujar Lettu Inf Setio seusai menggerebek ruko yang menampumg 39 TKI itu.

Dari informasi itu, pihaknya pun mendapat perintah dari Danyon untuk melakukan koordinasi dengan jajaran kepolisian.

Baca juga: Polres Karimun Gerebek Tempat Penampungan TKI Ilegal, 1 Orang Bayar Rp 4 Juta ke Malaysia

Halaman
1234
Editor: Irfan Azmi Silalahi
Sumber: Tribun Batam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved